5 Makanan Penyebab Kanker Usus yang Perlu Diwaspadai, Perhatikan Asupan Anda

5 Makanan Penyebab Kanker Usus yang Perlu Diwaspadai, Perhatikan Asupan Anda
ilustrasi kanker usus. uhhospitals.org
JABAR | 3 November 2020 17:45 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia. Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh. Pertumbuhan sel abnormal ini dapat merusak sel normal di sekitarnya dan di bagian tubuh yang lain. Kanker dapat menyerang banyak bagian tubuh, salah satunya adalah usus.

Kita tahu bahwa usus adalah tempat bagi tubuh untuk mengeluarkan air dan garam dari limbah padat. Limbah kemudian bergerak melalui rektum dan keluar dari tubuh melalui anus.
Bagian yang berfungsi sebagai organ pencernaan ini juga tidak lepas dari ganasnya kanker.

Sama seperti proses kanker di bagian tubuh lain, kanker usus berkembang ketika terdapat pertumbuhan tumor yang berkembang di bagian usus besar.

Di mana pun kanker ini tumbuh, penyakit ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena penyakit ini bisa mengancam jiwa bagi penderitanya. Penyebab kanker usus sendiri banyak berasal dari kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sehat, seperti makanan.

Ya, makanan yang kita konsumsi justru bisa membahayakan jiwa kita. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Berikut beberapa makanan penyebab kanker usus yang telah kami rangkum dari situs geisinger.org.

2 dari 4 halaman

Daging Merah dan Olahan

ilustrasi daging sapi
eatthis.com

Makanan penyebab kanker usus yang pertama adalah daging merah atau daging olahan. Mendengar kata daging, kita pasti langsung terbayang berbagai macam makanan lezat berbahan dasar daging. Makanan olahan daging memang tidak pernah sepi peminat.

Namun, pada 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa daging olahan dapat menjadi makanan penyebab kanker usus. Mereka juga mengatakan bahwa daging merah, seperti daging sapi, babi, dan domba) kemungkinan besar juga bisa menjadi makanan penyebab kanker.

Peneliti menemukan bahwa makan 50 gram daging olahan setiap hari (setara dengan satu hot dog atau empat potong bacon) dapat meningkatkan risiko kanker usus besar hingga 18 persen.

Meskipun laporan tersebut tidak mengatakan bahwa Anda harus berhenti makan daging ini sama sekali, laporan tersebut menunjukkan bahwa kita harus berhati-hati dalam mengonsumsi daging tersebut.

Untuk mengurangi risiko kanker usus, Anda bisa mencoba untuk menukar daging merah dengan unggas dan ikan.

3 dari 4 halaman

Roti Putih

ilustrasi roti tawar©Shutterstock

Makanan penyebab kanker usus yang kedua adalah roti putih. Sama seperti daging olahan, biji-bijian olahan juga dapat menjadi makanan penyebab kanker usus.

Biji-bijian olahan dalam roti putih dan makanan tepung putih lainnya dapat meningkatkan kadar gula darah, yang menyebabkan resistensi insulin. Hal ini dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, serta kanker lain seperti kanker ginjal.

Biji-bijian juga merupakan sumber serat utama bagi seseorang. Tetapi karena bahan makanan ini telah melewati proses tertentu, makanan tepung putih tidak memiliki serat sebanyak makanan gandum.

Memilih roti gandum, pasta dan oat dapat meningkatkan asupan serat dan mengurangi risiko kanker usus besar.

Minuman Manis

Makanan penyebab kanker usus yang ketiga adalah minuman manis. Anda mungkin sering minuman manis ini. Meskipun penelitian telah menunjukkan hubungan antara minuman manis dan obesitas, minuman tersebut ternyata juga dapat menyebabkan kanker.

Gula dalam minuman seperti soda dinilai dapat menyebabkan peradangan kronis. Peradangan ini nantinya dapat menyebabkan berbagai jenis kanker di seluruh bagian tubuh, termasuk usus besar.

Untuk menghindari kanker usus besar, ganti minuman manis Anda dengan air putih dan minuman alternatif yang rendah kalori dan rendah gula.

4 dari 4 halaman

Makanan Kalengan

ilustrasi makanan kalengan©Shutterstock/Laborant

Makanan penyebab kanker usus yang keempat adalah makanan kalengan. Sebagian besar kaleng dilapisi dengan produk yang disebut bisphenol-A (BPA) yang telah terbukti secara genetik bisa mengubah sel-sel otak tikus.

Selain makanan kaleng, beberapa bahan kemasan lainnya seperti plastik hingga kertas termal juga mengandung BPA. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda mulai mengurangi pembelian makanan kalengan maupun yang dibungkus dengan plastik dalam keadaan panas.

Alkohol

Makanan penyebab kanker usus yang terakhir adalah alkohol. Makanan atau minuman mengandung alkohol memang tidak baik untuk kesehatan, apalagi jika dikonsumsi terlalu sering. Salah satu reaksi yang disebabkan oleh jenis makanan dan minuman ini adalah meningkatnya risiko akan kanker usus.

Seorang pria yang mengonsumsi alkohol lebih dari 2 kali dalam sehari dapat terkena risiko kanker usus lebih tinggi daripada orang-orang yang tidak mengonsumsinya. Hal ini terjadi karena alkohol dapat menekan kekebalan tumor dan juga memperlambat proses perbaikan DNA, yang berakibat pada berubahnya komposisi asam empedu atau induksi enzim sitokrom yang dapat mengaktifkan sel kanker dalam tubuh.

(mdk/ank)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami