5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Bayi, Perkuat Tulang hingga Cegah Penyakit Kuning

5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Bayi, Perkuat Tulang hingga Cegah Penyakit Kuning
JABAR | 14 Oktober 2020 08:15 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Kulit sensitif bayi yang baru lahir perlu dilindungi dari efek berbahaya matahari. Menjauhkan bayi dari sinar matahari secara langsung adalah ide yang baik. Namun, menjemur di sinar matahari pagi hari justru memberi manfaat untuk si kecil.

Seperti yang kita tahu, sinar matahari dapat memberi dampak buruk bagi kulit, seperti kulit terbakar, penuaan dini, hingga risiko kanker. Namun di sisi lain, manusia juga membutuhkan sinar matahari, khususnya untuk mendapatkan asupan vitamin D secara alami.

Begitu juga bayi. Meskipun sinar matahari dapat berpengaruh buruk terhadap si kecil, namun dengan pemilihan waktu yang tepat, paparan sinar matahari akan memberikan dampak positif untuk bayi.

Dilansir dari situs parenting.firstcry.com, satu jam setelah matahari terbit dan satu jam sebelum matahari terbenam dianggap sebagai waktu terbaik untuk menjemur bayi. Jemur selama 10 hingga 15 menit untuk mendapatkan manfaatnya. Untuk mengetahui lebih jelas, berikut kami sajikan untuk manfaat sinar matahari pagi untuk bayi:

Baca Selanjutnya: Asupan Vitamin D...

Halaman

(mdk/ank)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami