6 Tanda Tubuh Kelebihan Gula, Salah Satunya Sebabkan Radang Sendi

6 Tanda Tubuh Kelebihan Gula, Salah Satunya Sebabkan Radang Sendi
Ilustrasi gula. ©Pixabay
JABAR | 23 Oktober 2020 11:15 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Siapa yang tidak suka dengan makanan manis. Makanan yang mengandung gula memang selalu berhasil membuat setiap orang ketagihan. Rasa manisnya selalu membuat setiap makanan terasa sangat lezat.

Makanan yang mengandung gula sangat mudah ditemukan, bahkan sering berada di sekitar kita. Sayangnya, kita tidak bisa terus menerus menikmati makanan manis ini. Karena di balik kelezatan yang diberikan gula, tersembunyi berbagai masalah kesehatan ketika kita terlalu sering mengonsumsinya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan gula darah, meningkatkan radikal bebas dan senyawa yang meningkatkan peradangan.

Seiring waktu, terlalu banyak gula juga akan meningkatkan risiko obesitas, meningkatkan risiko diabetes, bahkan dapat meningkatkan risiko munculnya kondisi seperti kanker tertentu dan penyakit kronis seperti penyakit jantung.

Seseorang yang kelebihan gula juga dapat dideteksi melalui tanda-tanda yang muncul pada tubuhnya. Jika ingin menerapkan pola hidup sehat, tanda tubuh kelebihan gula ini wajib diketahui dan tidak boleh diabaikan.

Berikut beberapa tanda tubuh kelebihan gula yang kami lansir dari brightside.me.

2 dari 4 halaman

Kerusakan Gigi

010 siti rutmawati
www.ourknowledgeisyourpower.com

Tanda tubuh kelebihan gula yang pertama adalah terjadinya kerusakan gigi. Makanan manis memang sudah dikenal dapat mendorong pembentukan gigi berlubang dan kerusakan gigi.

Namun, bukan gula yang membuat gigi Anda membusuk, melainkan kotoran dari makanan yang tertinggal di gigi setelah Anda makan. Jika tidak dicerna atau disikat dengan benar, sisa makanan menyebabkan munculnya plak pada gigi Anda. Ini mengikis permukaan keras gigi yang menghasilkan lubang kecil.

Makanan bergula yang berbeda seperti permen, sereal kering, dan permen penyegar napas dapat tersangkut di antara gigi yang sulit dijangkau. Akhirnya mempercepat proses pembusukan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan mulut dengan benar dapat menyelamatkan Anda dari masalah gigi tersebut.

Perut Kembung

Tanda tubuh kelebihan gula yang kedua adalah perut kembung. Gas kembung dan nyeri, serta ketidaknyamanan pencernaan lainnya, menjadi salah satu akibat dari konsumsi terlalu banyak gula.

Karena kembung berhubungan langsung dengan apa yang Anda makan, gula pun berperan besar di dalamnya. Jika gula diserap dengan buruk di usus kecil, mereka akan masuk ke usus besar tempat gula biasanya bertindak seperti bakteri penghasil gas. Terlalu banyak gula dapat mengganggu perut Anda, jadi cobalah untuk menghindari makan pemanis, diet coke, dan camilan.

3 dari 4 halaman

Masuk Angin dan Flu

parah© Boldsky.com

Tanda tubuh kelebihan gula yang ketiga adalah sering mengalami masuk angin atau flu. Makan atau minum terlalu banyak gula akan menghalangi sel sistem kekebalan menyerang bakteri ketika Anda sedang sakit.

Vitamin C yang dibutuhkan tubuh Anda untuk melawan flu sangat mirip struktur kimianya dengan glukosa. Alih-alih mencari dan bekerja dengan vitamin C, sistem kekebalan Anda mengambil glukosa yang tidak memiliki daya melawan bakteri flu. Ini membuat pertahanan kekebalan Anda menjadi tidak berguna.

Untuk mencegah skenario itu, kurangi makanan manis saat Anda mengalami masuk angin atau flu, dan makan lebih banyak buah dan sayuran yang kaya nutrisi dan vitamin C dan E, serta beta-karoten dan seng.

Nyeri Otot dan Persendian

Tanda tubuh kelebihan gula yang keempat adalah nyeri otot dan sendi. Ini mungkin menjadi salah satu dari banyak sinyal yang digunakan tubuh untuk memperingatkan Anda tentang adanya proses peradangan yang terjadi di dalam tubuh.

Jumlah gula yang tinggi dalam makanan Anda membuat sel-sel kekebalan mengeluarkan pesan inflamasi ke dalam darah Anda, yang mencoba memecah produk akhir glikasi lanjutan, atau protein yang terikat pada molekul glukosa.

Semakin banyak gula yang Anda makan, semakin banyak produk akhir glikasi yang muncul, sehingga menghasilkan lebih banyak pembawa pesan inflamasi yang dikirim untuk memutus siklus. Rangkaian reaksi biokimia seperti itu pada akhirnya dapat menyebabkan radang sendi, katarak, penyakit jantung, ingatan yang buruk atau kulit keriput.

4 dari 4 halaman

Jerawat

ilustrasi jerawat di dekat bibir©Shutterstock

Tanda tubuh kelebihan gula yang kelima adalah munculnya jerawat. Makanan yang mengandung gula tambahan menyebabkan kadar insulin melonjak dan memulai proses glikasi. Begitu glukosa memasuki darah, ia meluncurkan serangkaian proses fisiologis yang rumit yang pada akhirnya dapat menyebabkan peradangan dan masalah kulit.

Peningkatan insulin ini dapat meningkatkan aktivitas kelenjar minyak di kulit Anda dan mengaktifkan proses peradangan. Artinya, konsumsi gula berlebih dikaitkan dengan risiko timbulnya jerawat yang lebih tinggi.

Peningkatan Berat Badan

Tanda tubuh kelebihan gula yang terakhir adalah berat badan yang meningkat. Makanan manis yang memanjakan lidah kita ternyata dapat menjadi bumerang bagi tubuh. Ketika tubuh sudah terlalu banyak menerima asupan gula, maka jangan heran jika berat badan Anda ikut naik.

Makanan ringan dan manisan biasanya menyimpan lemak di bagian tengah tubuh Anda. Kadar gula yang tinggi meningkatkan produksi insulin yang menyimpan lemak berlebih di perut Anda dibanding di tempat lain.

(mdk/ank)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami