7 Fakta Vetiver, Rumput Beton yang Marak Ditanam untuk Cegah Banjir

7 Fakta Vetiver, Rumput Beton yang Marak Ditanam untuk Cegah Banjir
JABAR | 27 Februari 2020 12:00 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Terjadinya banjir di musim penghujan membuat beberapa wilayah terkena dampaknya. Efek banjir bukan hanya menyebabkan air naik ke permukaan, tetapi juga bisa menyebabkan daerah aliran sungai terkena abrasi akibat derasnya gerusan air sungai sehingga menimbulkan efek longsor. Untuk menghindari hal tersebut, Pemkab Indramayu, Jawa Barat berupaya mengendalikan bencana yang kerap terjadi di musim penghujan tersebut dengan menanam rumput vetiver.

Sebanyak 58.280 batang rumput vetiver ditanam di tanggul Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk, Kabupaten Indramayu pada Rabu (12/2). Hal itu dilakukan sebagai upaya Pemkab Indramayu untuk menangani tanggul kritis yang ada di DAS tersebut, akibat tingginya musim penghujan yang menyebabkan derasnya aliran air dan menggerus DAS sekitar Sungai Cimanuk.

Dilansir dari antaranews.com, selain di DAS area Cimanuk, rumput vertiver juga ditanam di sekitar jembatan Citarum atau jembatan Biru bantaran sungai Citarum, Dayeuh Kolot, Bandung, Jawa Barat.

Menurut Ridwan Kamil sebagai penggagas program tersebut, rumput vetiver dapat menahan hempasan air banjir di Citarum dan mengendalikan abrasi sekitar aliran sungai,

1 dari 7 halaman

Memiliki Akar yang Kuat

Rumput vetiver merupakan jenis rumput dengan akar yang menyebar dan memiliki kekuatan untuk dapat mempertahankan lapisan tanah atas akibat gerusan air yang mengalir di sungai. Rumpur vetiver diklaim dapat mengatasi longsoran tanah sekaligus menyehatkan kembali kondisi struktur tanah dan bisa mengembalikan kualitas air tanah.

2 dari 7 halaman

Mencegah Pergerakan Tanah

Kasi Rekonstruksi BPBD Kabupaten Indramayu, Caya, menjelaskan bahwa manfaat rumput vetiver selain sebagai penahan banjir dan tanah longsor, juga bisa berfungsi sebagai tanaman yang mengikat sedimentasi tanah. Akar yang dimiliki tanaman tersebut menghujam ke dalam tanah hingga sekitar enam meter sehingga akar tersebut bisa mengikat unsur yang berada di sekitarnya termasuk pergerakan tanah.

3 dari 7 halaman

Menyerap Karbondioksida

Tak hanya sebagai penghalau banjir dan penahan longsoran tanah, rumput vetiver juga memiliki kemampuan untuk menyerap karbondioksida yang terdapat di udara, sehingga tanaman tersebut memiliki kemampuan untuk menjernihkan udara serta membuat udara di sekitar tanaman vetiver menjadi lebih bersih dan sehat.

ridwan kamil

Ridwan Kamil Bersama Tim Sedang Melaksanakan Gerakan Menanam Vetiver Di Sungai Citarum, Bandung Jawa Barat.

http://humas.jabarprov.go.id/ 2020 Merdeka.com

4 dari 7 halaman

Masa Tumbuh Rumput Vetiver

Caya memperkirakan, rumput vetiver yang baru ditanam itu sudah tumbuh subur pada Maret 2020. Menurutnya, rumput tersebut bisa tumbuh dengan cepat, dengan rata-rata pertumbuhan akarnya sekitar 12 centimeter per bulan.

5 dari 7 halaman

Cara Kerja Rumput Vetiver

Menurut informasi yang dilansir dari https://vetiverindonesia.wordpress.com, rumput vetiver memiliki cara kerja bernama VS atau Vetiver Sistem. VS sendiri berfungsi sebagai tolak ukur dalam konservasi tanah dan air, kendali sedimen, stabilisasi tanah hingga rehabilitasi serta fitoremediasi yang sangat sederhana, praktis, mudah pelaksanaannya, dan sangat efektif. Karena vegetatif, VS tentu saja ramah lingkungan.

6 dari 7 halaman

Cara Tanam Vertiver

Rumput vetiver harus ditanam pada satu deret tumbuhan, sehingga vetiver akan membentuk layaknya tanaman yang tumbuh dan merambat di pagar. Kondisi ini membuat rumput vetiver efektif untuk memperlambat dan menyebarkan limpasan air, mengurangi erosi tanah, mempertahankan kelembaban tanah dan memerangkap sedimen serta zat-zat kimia pertanian.

Meskipun tanaman pagar lainnya bisa melakukannya hal tersebut, rumput vetiver bisa memberikan hasil yang lebih baik.

7 dari 7 halaman

Memiliki Akar yang Dalam

Akar vetiver yang sangat dalam (bisa mencapai 6 meter) dan masif mengikat tanah menyebabkan rumput tersebut sangat sulit untuk dihanyutkan oleh arus yang sangat deras. Akarnya yang dalam sekali dan cepat tumbuh juga membuat vetiver sangat toleran terhadap kekeringan dan sangat cocok untuk stabilisasi lereng curam.

(mdk/nrd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami