7 Minuman Penurun Kolesterol yang Lezat dan Sehat, Bantu Turunkan Risiko Stroke

7 Minuman Penurun Kolesterol yang Lezat dan Sehat, Bantu Turunkan Risiko Stroke
Ilustrasi minum air. ©Shutterstock/Dragon+Images
JABAR | 25 September 2022 11:00 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Kolesterol adalah zat lilin yang digunakan tubuh untuk membuat sel dan hormon. High-density lipoprotein (HDL) dan low-density lipoprotein (LDL) adalah dua jenis kolesterol berbeda yang sering kita dengar.

Meski sering dikaitkan dengan masalah kesehatan, tubuh Anda membutuhkan kolesterol untuk membangun sel dan membuat vitamin serta hormon lainnya. Tapi tetap saja, memiliki terlalu banyak kolesterol dapat menimbulkan masalah.

Ketika kadar kolesterol Anda tinggi, maka dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan yang serius, seperti stroke atau serangan jantung. Itulah kenapa, Anda perlu strategi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi, salah satunya dengan minuman penurun kolesterol.

Ada berbagai jenis minuman yang mengandung senyawa untuk membantu mengurangi kadar kolesterol atau menjaganya dalam kadar yang sehat. Beberapa minuman penurun kolesterol tersebut akan kami sajikan dalam artikel berikut ini, dilansir dari Medical News Today.

2 dari 4 halaman

Teh Hijau

ilustrasi teh hijau
©Shutterstock

Minuman penurun kolesterol yang pertama adalah teh hijau. Teh hijau mengandung katekin dan senyawa antioksidan lainnya yang dinilai dapat membantu menurunkan kolesterol LDL "jahat" dan kadar kolesterol total.

Dalam sebuah studi tahun 2015, para ilmuwan memberi tikus air minum yang diresapi dengan katekin dan epigallocatechin gallate, antioksidan bermanfaat lainnya dalam teh hijau.

Setelah 56 hari, para ilmuwan melihat kadar kolesterol dan LDL "buruk" berkurang sekitar 14,4% dan 30,4% pada dua kelompok tikus yang diberi diet tinggi kolesterol. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk menyelidiki temuan ini lebih lanjut.

Selain itu, kafein juga dapat membantu meningkatkan kadar HDL.

Susu Kedelai

Minuman penurun kolesterol yang kedua, yaitu susu kedelai. Kedelai mengandung lemak jenuh yang rendah. Mengganti krim atau produk susu tinggi lemak dengan susu kedelai dapat membantu mengurangi atau mengelola kadar kolesterol Anda.

Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 25 gram (g) protein kedelai per hari sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, akan lebih baik mengkonsumsi kedelai dalam bentuk utuh atau yang melalui proses minimal dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam, dan lemak.

3 dari 4 halaman

Minuman Gandum

Minuman penurun kolesterol yang ketiga ada minuman gandum. Oat mengandung beta-glukan, yang membuat zat seperti gel di usus dan berinteraksi dengan garam empedu, yang dapat menghambat penyerapan kolesterol dan membantu mengurangi kadar kolesterol.

Sebuah tinjauan 2018 menemukan bahwa minuman oat, seperti susu oat, dipercaya menawarkan penurunan kolesterol yang lebih konsisten daripada produk oat semi-padat atau yang padat. Dalam 250 ml susu oat dapat menyediakan 1 g beta-glukan.

Pastikan untuk memeriksa label minuman gandum untuk memastikan minuman ini mengandung beta-glukan, yang mungkin muncul sebagai bagian dari informasi serat, dan berapa banyak yang disertakan per porsi.

Jus Tomat

011 tantri setyorini

©2018 Merdeka.com/Pixabay

Minuman penurun kolesterol yang keempat adalah jus tomat. Tomat kaya akan senyawa yang disebut likopen, yang dapat meningkatkan kadar lipid dan mengurangi kolesterol LDL "jahat".

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa mengolah tomat menjadi jus akan meningkatkan kandungan likopennya. Jus tomat juga kaya serat penurun kolesterol dan niasin. Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa 25 wanita yang minum 280 ml jus tomat setiap hari selama 2 bulan mengalami penurunan kadar kolesterol darah.

Smoothie Berry

Minuman penurun kolesterol yang kelima yakni smoothie berry. Banyak buah beri kaya akan antioksidan dan serat, yang keduanya dapat membantu mengurangi kadar kolesterol.

Secara khusus, antosianin, agen antioksidan kuat dalam buah beri, dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol. Buah beri juga rendah kalori dan lemak.

Anda bisa membuat smoothie berry dengan mencampurkan dua genggam — sekitar 80 g — buah beri apa pun. Campurkan buah beri tersebut dengan 1/2 cangkir susu rendah lemak atau yogurt dan 1/2 cangkir air dingin.

Contoh buah beri sehat yang bisa Anda gunakan adalah stroberi, bluberi, blackberry, dan raspberi.

4 dari 4 halaman

Minuman Kakao

Minuman penurun kolesterol berikutnya adalah minuman kakao. Kakao adalah bahan utama untuk membuat cokelat hitam. Kakao mengandung antioksidan yang oleh dokter disebut flavanols, yang dapat mengatur kadar kolesterol.

Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa konsumsi minuman 450 mg yang mengandung flavanol kakao dua kali sehari selama 1 bulan dapat menurunkan kadar kolesterol LDL "jahat" sekaligus meningkatkan kadar kolesterol HDL "baik".

Kakao mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi, yang juga dapat membantu mengatur kadar kolesterol yang sehat. Namun, minuman yang mengandung coklat olahan memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Anda perlu menghindari cokelat dengan tambahan gula, garam, dan lemak.

Smoothie Susu Nabati

Minuman penurun kolesterol yang terakhir yakni smoothie susu nabati. Banyak jenis susu nabati mengandung bahan-bahan yang dapat membantu menurunkan atau mengontrol kadar kolesterol.

Seseorang dapat membuat smoothie yang cocok dengan menggunakan susu kedelai atau susu gandum.

Buat smoothie kedelai atau oat dengan mencampurkan 1 cangkir (250 ml) susu kedelai atau oat dengan buah atau sayuran penurun kolesterol, seperti:

  • 1 pisang
  • 1 genggam anggur atau plum
  • 1 potong mangga atau melon
  • 2 buah plum kecil
  • 1 cangkir kangkung atau lobak Swiss
  • 2/3 cangkir pure labu

(mdk/ank)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini