8 Cara Mencegah Infeksi untuk Lindungi Tubuh, Jadikan Kebiasaan Sehari-hari

8 Cara Mencegah Infeksi untuk Lindungi Tubuh, Jadikan Kebiasaan Sehari-hari
Ilustrasi Bakteri. Ilustrasi shutterstock.com
JABAR | 22 Mei 2022 18:42 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Menjaga tubuh tetap sehat tak cukup dengan makanan bergizi dan olahraga. Kebiasaan sehari-hari yang kita lakukan juga menjadi faktor lain yang menentukan kesehatan tubuh kita. Ini berguna, terutama untuk menghindari infeksi yang dapat menyebabkan tubuh jadi sakit dalam jangka pendek, komplikasi jangka panjang, atau pun mengurangi risiko penularan infeksi kepada orang lain.

Infeksi sendiri disebabkan oleh organisme mikroskopis yang dikenal sebagai patogen (bakteri, virus, jamur, atau parasit) yang masuk ke dalam tubuh, berkembang biak, dan mengganggu fungsi tubuh.

Penyakit menular adalah penyebab utama seseorang terkena penyakit atau pun kematian di seluruh dunia. Untuk orang-orang tertentu, yang memiliki penyakit mendasar seperti penyakit jantung atau kanker, yang mengalami cedera serius, atau yang menggunakan obat-obatan yang dapat melemahkan sistem kekebalan, akan lebih sulit untuk terhindar dari infeksi.

Untuk mencegah infeksi masuk ke dalam tubuh, ada beberapa cara sederhana dan efektif yang dapat mengurangi risikonya. Dilansir dari verywellhealth.com, berikut adalah cara mencegah infeksi yang dapat Anda terapkan dalam kebiasaan sehari-hari.

2 dari 4 halaman

Cuci Tangan

Cara mencegah infeksi yang pertama adalah dengan mencuci tangan. Banyak mikroba menular dapat hidup di permukaan mana saja dari beberapa menit sampai beberapa bulan pada suatu waktu, tergantung pada lingkungan dan patogennya. Ini berarti bahwa beberapa virus dan bakteri mungkin dapat bertahan di permukaan yang sering Anda sentuh, seperti keyboard komputer, sakelar lampu, atau kenop pintu.

tangan
www.newsms.fm

Penularan dari tangan ke muka dan tangan ke mulut adalah salah satu cara paling umum dari penyebaran penyakit menular. Untuk membantu mengurangi jenis penyebaran ini, disarankan untuk mencuci tangan secara rutin untuk membatasi paparan patogen pada mulut, mata, atau hidung Anda.

Jika Anda tidak membawa air dan sabun, pembersih tangan atau handsanitizer dapat membantu Anda. Penting untuk menghindari mengupil atau menggigit kuku, terutama jika tangan Anda belum dicuci atau kotor. Jangan lupa untuk mengjari anak Anda untuk melakukan hal yang sama.

Hindari Berbagi Barang Pribadi

Cara mencegah infeksi yang kedua yaitu dengan tidak berbagi barang pribadi. Sikat gigi, handuk, pisau cukur, sapu tangan, dan gunting kuku semuanya dapat menjadi sumber patogen infeksius dari bakteri, virus, jamur, dan parasit. Benda-benda ini disebut sebagai fomites, istilah yang digunakan untuk menggambarkan benda atau bahan yang dapat membawa infeksi, seperti pakaian, peralatan, atau furnitur.

Meski banyak patogen memiliki risiko rendah penularan melalui fomites, ada beberapa yang berpotensi menyebar dengan cara ini, seperti:

  • Clostridium difficile (C. diff)
  • Escherichia coli (E.coli)
  • Penyakit tangan, kaki, dan mulut
  • Kutu
  • Influensa
  • virus noro
  • Virus syncytial pernapasan (RSV)
  • Rhinovirus (berhubungan dengan flu biasa)
  • Infeksi kulit stafilokokus
  • Streptokokus

Penting untuk mengajari anak-anak Anda untuk tidak memasukkan mainan dan benda ke dalam mulut mereka.

3 dari 4 halaman

Menutup Mulut

ilustrasi batuk
©medicalnewstoday.com

Cara mencegah infeksi yang ketiga dengan menutup mulut saat hendak batuk atau bersin. Kebersihan yang baik juga melibatkan praktik kuno yang menutup mulut setiap kali Anda batuk atau bersin.

Banyak infeksi saluran pernapasan yang disebarkan oleh droplet yang dapat menginfeksi orang-orang yang berada di dekatnya. Lainnya, disebarkan melalui transmisi udara di mana partikel aerosol kecil yang melakukan perjalanan jarak yang lebih jauh untuk menginfeksi orang lain.

Risikonya lebih tinggi pada infeksi saluran pernapasan atas, di mana partikel virus atau bakteri terutama berada di hidung dan tenggorokan. Dan bahkan, beberapa infeksi saluran pernapasan bawah seperti TBC dapat menyebar ketika seseorang batuk.

Vaksinasi

Cara mencegah infeksi keempat melalui vaksinasi. Sistem kekebalan Anda dirancang untuk memiliki "memori" infeksi sebelumnya, memungkinkan respons yang cepat (dalam bentuk antibodi spesifik, sel B, atau sel T) jika patogen kembali.

Vaksinasi melakukan hal yang kurang lebih sama, memaparkan tubuh pada bentuk patogen yang dilemahkan atau dibunuh sehingga sel-sel pertahanan yang sama dapat diproduksi. Mendapatkan vaksinasi yang Anda butuhkan akan melindungi Anda dan orang-orang di sekitar dari infeksi dan penyakit.

Pakai Masker

Cara mencegah infeksi yang kelima adalah dengan menggunakan masker. Masker wajah sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat dengan dimulainya pandemi COVID-19.

Masker sendiri memang berguna untuk menghindari penyakit pernapasan menular dan mencegah Anda menulari orang lain jika Anda sedang terinfeksi. Karena itu, praktik mengenakan masker harus dipatuhi dalam situasi apa pun, bahkan meski COVID-19 sudah mulai mereda.

4 dari 4 halaman

Keamanan Pangan

011 tantri setyorini
©2018 Merdeka.com/Pixabay

Cara mencegah infeksi yang berikutnya yaitu dengan menerapkan keamanan pangan. Mikroba tumbuh subur di hampir semua makanan, terutama makanan yang dibiarkan pada suhu kamar. Pendinginan yang cepat dalam waktu dua jam persiapan makanan biasanya dapat memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sebagian besar mikroba.

Selain itu, menggunakan talenan terpisah (satu untuk daging mentah dan yang lainnya untuk produk lain) dapat mencegah kontaminasi silang. Pastikan untuk menjaga meja Anda tetap bersih, sering mencuci tangan, dan mencuci semua buah dan sayuran mentah sebelum dimakan atau diolah.

Terapkan Seks Aman

Cara mencegah infeksi yang selanjutnya yaitu dengan menerapkan aktivitas seks yang aman. Infeksi menular seksual (IMS) seringkali dapat dicegah dengan menggunakan kondom secara konsisten dan membatasi jumlah pasangan seks. Ini dapat mengurangi risiko infeksi Anda dan risiko Anda menulari orang lain.

Jika Anda berisiko tinggi terkena human immunodeficiency virus (HIV), selain praktik seks aman ini, ada terapi obat yang disebut pre-exposure prophylaxis (PrEP) yang dapat mengurangi risiko Anda terkena HIV sekitar 90%.

Hindari Penyakit yang Dibawa Hewan

Cara mencegah infeksi terakhir yakni dengan memperhatikan hewan peliharaan Anda. Infeksi yang dapat menyebar dari hewan ke manusia, yang disebut penyakit zoonosis, lebih biasa terjadi daripada yang disadari beberapa orang. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, pastikan hewan Anda melakukan pemeriksaan rutin dan vaksinasi.

Bersihkan kotak kotoran sesering mungkin dan jauhkan anak kecil dari kotoran hewan. Jika Anda sedang hamil atau kekebalannya terganggu, mintalah orang lain untuk mengurus kotak kotorannya (kotoran kucing sering kali menjadi sumber toksoplasmosis dan cytomegalovirus (CMV)). Anda juga harus waspada terhadap hewan liar karena dapat menimbulkan risiko seperti rabies dan flu burung.

(mdk/ank)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami