Aplikasi Mypertamina Belum Berlaku di Pandeglang, Pengawas SPBU Beri Alasan Ini

Aplikasi Mypertamina Belum Berlaku di Pandeglang, Pengawas SPBU Beri Alasan Ini
MyPertamina. ©2021 Merdeka.com
JABAR | 1 Juli 2022 09:55 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Salah satu pengawas SPBU di Kabupaten Pandeglang, Banten menyebut jika aplikasi Mypertamina belum diberlakukan di wilayahnya. Sebelumnya, pembelian BBM melalui digital tersebut direncanakan akan mulai berlaku pada Jumat (1/7), hari ini.

Pengawas SPBU 34.422.02 di Kadu Pereng, Kelurahan Cigadung,Saeful Anwar, Kamis (30/6), mengatakan jika belum ada informasi terkait penerapan aplikasi tersebut di wilayah Pandeglang.

"Untuk saat ini belum ada informasi terkait pembelian BBM subsidi menggunakan aplikasi MyPertamina", katanya, dilansir dari ANTARA

2 dari 3 halaman

Akan Diterapkan setelah di Daerah Lain

mypertamina

mypertamina.id ©2022 Merdeka.com

Menurut keterangan Saeful, biasanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang di daerah seperti Pandeglang mulai dilakukan setelah penerapan di daerah lain seperti Jakarta dan Tangerang.

"Biasanya kebijakan seperti ini di lakukan daerah tertentu dulu, seperti Jakarta dan Tangerang. Kalau sudah berjalan, baru akan di terapkan ke daerah kita," kata Saeful.

Sehingga, sementara ini Ia memastikan jika di SPBU 34.422.02 Kadu Pereng, Kelurahan Cigadung masih aman dan belum diberlakukan pembelian BBM subsidi menggunakan aplikasi MyPertamina.

3 dari 3 halaman

SDM Belum Siap

Saepul juga menyebut pembelian BBM bersubsidi menggunakan aplikasi akan berdampak terhadap sumber daya manusia (SDM) yang belum siap, terlebih untuk di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Kemungkinan besar SDM-nya belum siap, karena setiap pembeli BBM Subsidi belum tentu menggunakan handphone (HP) android," ungkap Saepul.

Menurutnya, pihak Pertamina perlu melakukan sosialisasi terhadap penggunaan dan cara memakai aplikasi Mypertamina, sehingga masyarakat bisa menggunakannya.

"Kalau misalkan akan di berlakukan menggunakan aplikasi, maka kita akan menyosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat," tandasnya.

(mdk/nrd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini