Bawa Pesan Khusus ke Manusia, Intip Keunikan Museum Santet Talaga Langit di Cirebon

Bawa Pesan Khusus ke Manusia, Intip Keunikan Museum Santet Talaga Langit di Cirebon
Museum Santet Cirebon. ©2021 YouTube Mang Bendoel - 90 /editorial Merdeka.com
JABAR | 21 Oktober 2021 17:37 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Ustaz sekaligus YouTuber kondang Ujang Bustomi belum lama ini meresmikan Museum Santet Talaga Langit di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (18/10)

Seperti terlihat di lokasi, nuansa horor begitu terasa dengan ditempatkannya sejumlah properti yang identik dengan hal-hal seputar santet seperti boneka rusak, pohon bambu hingga simbol hantu pocong.

Selain itu, di museum yang tak jauh dari Padepokan Anti Galau miliknya tersebut juga terdapat beberapa pesan dakwah yang ingin disampaikan Ujang Bustomi kepada para pengunjung agar selalu ingat terhadap sang pencipta.

“Lewat museum dukun santet ini saya ingin memberikan pelajaran agar orang-orang senantiasa mengingat sang pencipta Allah SWT,” terangnya kepada wartawan, melansir laman YouTube Mang Bendoel-90.

2 dari 4 halaman

Jangan Takut Terhadap Santet

museum santet cirebon
Museum Santet di Padepokan Anti Galau Cirebon milik Ustaz Ujang Bustomi 

©2021 YouTube Mang Bendoel - 90 /editorial Merdeka.com

Menurut Ujang, di museumnya tidak hanya menampilkan suasana horor dan menyeramkan semata. Justru dengan banyaknya pernak-pernik yang menyeramkan di lokasi, dirinya ingin mengajak para pengunjung untuk tidak takut terhadap santet.

Ujang mengatakan, tidak ada hal yang bisa melawan kekuatan mutlak dari sang pencipta, termasuk makhluk gaib.

“Di sini ada pesan yang sungguh luar biasa, karena selama ini masyarakat lebih takut ke hal gaib termasuk santet. Padahal itu salah. Dan yang perlu ditakutkan ya hanya kepada Allah SWT,” katanya lagi.

3 dari 4 halaman

Ratusan Boneka Tak Utuh Digantung

museum santet cirebon
Museum Santet di Padepokan Anti Galau Cirebon milik Ustaz Ujang Bustomi 

©2021 YouTube Mang Bendoel - 90 /editorial Merdeka.com

Saat memasuki area museum santet, nuansa seram mulai menyelimuti keadaan sekitar. Kondisi yang berada di bawah bukit, seakan mengajak pengunjung untuk menyelami dimensi hitam dari kekuatan gaib.

Di sisi tengah area, terdapat sebuah pendopo yang dipasangi kelambu berwarna merah yang menurut Ujang, lokasi itu dibuat untuk menambah kesan seram di lokasi. Ia juga kembali berpesan bahwa boneka di museum itu merupakan simbol-simbol untuk mencelakakan orang dan tidak ada apa-apanya dibanding keimanan manusia.

“Dan boneka-boneka yang digantung ini adalah simbol untuk mencelakakan orang, kita tidak boleh takut terhadap ini, ini semua tidak ada apa apanya,” terang ustaz yang juga kerap mengobati tokoh politik yang gagal nyalon itu.

4 dari 4 halaman

Bawa Pesan Dakwah

museum santet cirebon
Museum Santet di Padepokan Anti Galau Cirebon milik Ustaz Ujang Bustomi

©2021 YouTube Mang Bendoel - 90 /editorial Merdeka.com

Selain terdapat beragam boneka hingga kain hitam yang disebar di area lokasi, Ujang juga menghias museum santet dengan pesan dakwah yang ditempatkan hampir di semua titik.

Pesan-pesan dakwah di sana merupakan ajakan kepada manusia agar senantiasa mengingat agama sebagai langkah melawan kejahatan.

Beberapa pesan dakwah di antaranya, “Jangan Takut!!!, Takutlah Hanya Kepada Allah”, “Perbaiki Sholat dan Perbanyak Sholawat” dan “Setan Belek, Kepret!!!”

“Memang di sini saya siapkan untuk orang-orang yang memiliki keimanan agar takut kepada Allah, semisal ada setan atau apa itu dikepret saja sudah hilang,” kata Ujang Bustomi.

Sementara itu, wisata anti galau milik Ujang Bustomi tersebut juga menyediakan fasilitas lain seperti spot selfie, kolam renang hingga kafe untuk berkumpul dan bersantai. Peresmiannya sendiri turut dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

(mdk/nrd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami