Cara Menyimpan ASI yang Benar Agar Tidak Basi, Bisa Tanpa Kulkas

Cara Menyimpan ASI yang Benar Agar Tidak Basi, Bisa Tanpa Kulkas
ilustrasi ASI. ©2015 Merdeka.com/shutterstock
JABAR | 9 Mei 2020 18:30 Reporter : Novi Fuji Astuti

Merdeka.com - Sekarang ini semakin banyak ibu menyusui yang beraktivitas di luar rumah. Untuk tetap bisa memberikan asupan ASI pada sang buah hati tak sedikit ibu yang kemudian memilih untuk memerah ASI yang kemudian disimpan dalam botol susu yang biasa digunakan untuk bayi.

Hindari menyimpan ASI perah dalam kemasan botol atau plastik yang biasa digunakan untuk keperluan umum, karena tempat penyimpanan ASI turut serta memengaruhi kualitas ASI yang disimpan.

ASI sendiri merupakan makanan terbaik bayi sampai ia mampu memakan makanan lainnya. Maka dari itu penting untuk selalu memberikan ASI kepada buah hati. Maka sebelum memutuskan memerah ASI kamu harus memperhatikan juga kondisi tangan pastikan dalam keadaan bersih, begitu juga dengan media penyimpannya.

Meskipun ASI perah tahan di suhu ruangan selama 6-8 jam, namun kamu juga perlu memperhatikan perubahan warna dan aroma. Sebaiknya tes dulu dengan memberikan ASI perah menggunakan sendok pada bayi. Jika si kecil menolak untuk meminumnya bisa jadi kondisi ASI sudah tak segar, mungkin sudah terkontaminasi maka sebaiknya segera dibuang.

Berikut ini cara menyimpan ASI yang benar agar tidak basi, di kulkas maupun tanpa kulkas telah dirangkum merdeka.com melalui berbagai sumber.

Baca Selanjutnya: Pentingnya Menjaga Kesegaran ASI...

Halaman

(mdk/nof)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami