Cara Sholat Sebelum Sholat Jumat, Jangan Langsung Duduk

Cara Sholat Sebelum Sholat Jumat, Jangan Langsung Duduk
Muslim Thailand laksanakan salat Jumat dengan menerapkan jarak fisik. ©Tuwaedaniya Meringing/AFP
JABAR | 15 September 2021 08:40 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Bagi umat Islam, Hari Jumat adalah hari yang paling utama dibanding hari lain dalam sepekan. Terdapat keistimewaan dan juga peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di Hari Jumat. Hal ini diterangkan dalam salah satu hadis yang artinya:

"Sebaik-baiknya hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, masuk dan keluar dari surga dan hari kiamat hanya akan terjadi pada hari Jumat." (HR. Muslim).

Pada Jumat pula, seluruh laki-laki muslim diwajibkan untuk melaksanakan ibadah sholat Jumat pada waktu zuhur. Hukum dari sholat Jumat sendiri adalah fardhu 'ain, maka yang meninggalkannya akan mendapat dosa.

Allah SWT berfirman dalam Alquran:

"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (Q.S Al Jum’ah: 9).

Namun, sebelum melaksanakan ibadah sholat Jumat, ada baiknya jika kita mengerjakan sholat sebelum sholat Jumat, atau sholat sunnah sebelum sholat Jumat. Jangan langsung duduk setelah sampai di masjid.

Dalam artikel kali ini, kami akan menyampaikan tentang sholat sebelum sholat Jumat beserta hukum dan tata caranya, dilansir dari Kapanlagi.com.

2 dari 3 halaman

Hukum Sholat Sebelum Sholat Jumat

Terdapat dua pendapat tentang kedudukan sholat sebelum sholat Jumat ini. Hal ini berdasarkan Rizky Muktamirul Khair (2018) dalam Kedudukan Sholat Sunnah Qabliyyah Jumat Dalam Pemikiran Hukum Imam Al-Nawawi di Jurnal Hukum Islam.

  • Pertama, sholat sebelum sholat jumat tidak disunahkan. Menurut pendapat Imam Malik dan sebagian ulama Madzhab Hanbali, ini karena tidak ada hadis yang secara khusus menganjurkan adanya sholat sunnah qabliyah jumat.
  • Kedua, sholat qabliyah jumat dianjurkan atau sunnah. Pendapat ini disampaikan oleh Imam Abu Hanifah dan ulama-ulama Madzhab Syafi'i. Menurut pendapat ini, ada satu hadis yang dijadikan rujukan tentang sunah qabliyah jumat, yaitu dari riwayat Abu Hurairah dan Sahabat Jabir, yang berkata:
    "Sulaik al-Ghathafani datang saat Rasulullah SAW sedang berkhutbah, lalu beliau bertanya kepadanya: 'Sudahkah kamu sholat dua rakaat sebelum kamu datang?', ia menjawab: 'belum', Beliau bersabda, 'Sholatlah dua rakaat, dan permudahlah padanya'," (HR. Ibnu Majah).
di masjid
©Press TV

Sunnahnya sholat qabliyah Jumat, menurut Madzhab Syafi'i, diqiyaskan terhadap sholat sunnah rawatib sebelum sholat Dzuhur, sehingga dianjurkan untuk dikerjakan, sebagai ibadah yang keutamaannya dapat menutupi kekurangan dari ibadah wajib yang dilaksanakan seseorang.

Nabi Muhammad SAW bersabda

"Semua sholat fardhu itu pasti diikuti oleh sholat sunnah qabliyah dua rakaat." (HR. Ibnu Hibban).

3 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Sunnah Sholat Jumat

Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma'ad menyebutkan,

"Jika bilal telah mengumandangkan adzan Jumat, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam langsung berkhutbah dan tidak ada seorang pun berdiri melaksanakan sholat dua rakaat kala itu. (Di masa beliau), adzan Jumat hanya dikumandangkan sekali. Ini menunjukkan bahwa sholat Jumat itu seperti sholat 'ied yaitu sama-sama tidak ada sholat sunnah qobliyah sebelumnya. Inilah di antara pendapat ulama yang lebih tepat dan inilah yang didukung hadis. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dahulu pernah keluar dari rumah beliau, lalu beliau langsung naik mimbar dan Bilal pun mengumandangkan adzan. Jika adzan telah selesai berkumandang, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun berkhutbah dan tidak ada selang waktu (untuk sholat sunnah kala itu). Inilah yang disaksikan di masa beliau. Lantas kapan waktu melaksanakan sholat sunnah (qobliyah Jumat tersebut)?"

Sesuai dengan informasi yang dilansir dari rumaysho.com, ketika masuk masjid dan bukan imam, maka kita bisa melakukan sholat tahiyatul masjid dan boleh menambah sholat sebelum sholat jumat sebanyak dua rakaat tanpa dibatasi. Sholat sebelum sholat sunnah tersebut boleh dilakukan sampai imam naik ke mimbar. Dan sholat sebelum sholat jumat yang dimaksud bukanlah sholat sunnah qobliyah Jumat, namun sholat sunnah mutlak.

Tata cara sholat sebelum sholat jumat sendiri adalah sebagai berikut:

1. Niat sholat sunnah sebelum sholat Jumat
Baca niat sholat tahiyatul masjid, yaitu

Ushalli tahiyyatal masjid ra'ataini sunnatan lillâhi ta'ala.

Artinya, "Saya sholat tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah ta'ala."

2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
3. Baca ta'awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek dari Alquran.
4. Rukuk.
5. Itidal.
6. Sujud pertama.
7. Duduk di antara dua sujud.
8. Sujud kedua.
9. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rekaat kedua.
10. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rekaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rekaat pertama.
11. Salam pada rekaat kedua.

Itulah penjelasan tentang sholat sebelum sholat Jumat. Terlepas dari perbedaan pendapat yang menyertainya, tetap ada sholat sunnah sholat Jumat yang dianjurkan untuk dilakukan sebagaimana ibadah sunnah lain untuk mendapat pahala dan berkah dari Allah SWT. Wallahu a'lam.

(mdk/ank)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami