Dinilai Ramah Lingkungan, Ini Alat Penangkap Ikan Sukam yang Dipertahankan Warga Adat

Dinilai Ramah Lingkungan, Ini Alat Penangkap Ikan Sukam yang Dipertahankan Warga Adat
JABAR | 22 Agustus 2020 15:59 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tak membuat masyarakat di Kampuang Pariak, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, meninggalkan tradisi leluhurnya. Terutama dalam menangkap ikan di sungai.

Kendati sudah banyak alat pancing modern yang canggih, mereka lebih tertarik menggunakan Sukam. Yaitu alat pemancingan tradisional yang dianggap efisien serta ramah lingkungan.

"Nenek moyang kami memakai alat tangkap sukam ini untuk menangkap ikan di sungai," ujar Wel (42), yang merupakan ketua Kelompok Piliang, suku adat di Minangkabau, dilansir dari Antara.

Baca Selanjutnya: Terbuat dari Bambu...

Halaman

(mdk/nrd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami