Ditemukan di Kebun Warga, Begini Kata Polisi Soal Ladang Ganja di Cisurupan Garut

Ditemukan di Kebun Warga, Begini Kata Polisi Soal Ladang Ganja di Cisurupan Garut
ilustrasi ganja. sxc.hu
JABAR | 3 Oktober 2022 18:30 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Masyarakat di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat melaporkan adanya ladang ganja di wilayah Kecamatan Cisurupan. Disebutkan polisi, tanaman ganja itu ditemukan di kebun milik warga.

Menindaklanjuti ini, Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Senin (3/10), mengatakan jika pihaknya masih terus melakukan pengembangan apakah ada kemungkinan ladang ganja siap tanam di wilayah tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan bahwa bisa terjadi barangkali ada ladang kebun ganja yang saat ini masih dalam pengembangan," katanya, saat jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Polres Garut.

2 dari 2 halaman

Tumbuh di Area Kebun Warga

ilustrasi ganja

Ilustrasi sxc.hu

Wirdhanto pun membenarkan jika terdapat tanaman menyerupai ganja di wilayah perkebunan warga, daerah itu. Kemudian, petugas langsung memeriksa area sekitar, dan mengamankan dua tanaman ganja yang siap tanam.

Hingga Senin sore, polisi masih belum mengetahui siapa orang yang berinisiatif membawa, lalu menanam ganja di kebun tersebut.

"Ada dua tumbuhan ganja yang sedang siap tanam yang saat ini masih dalam penyelidikan untuk mencari siapa yang berinisiatif menanam di wilayah Garut," katanya.

Cegah Peredaran Narkotika

Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono pun turut berharap peran serta semua elemen masyarakat, dalam memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dirinya menegaskan bahwa polisi tidak akan pernah berhenti untuk terus mengungkap berbagai kasus peredaran, dan penyalahgunaan narkoba.

"Dalam 2 bulan ke belakang ini, tim Sancang dan Satnarkoba telah melakukan penangkapan 30 orang dalam kasus narkoba ini," katanya.

(mdk/nrd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini