Gejala Demam Berdarah pada Bayi beserta Cara Pencegahannya, Orang Tua Wajib Tahu

Gejala Demam Berdarah pada Bayi beserta Cara Pencegahannya, Orang Tua Wajib Tahu
JABAR | 30 September 2020 18:15 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Demam berdarah merupakan salah satu jenis penyakit yang sering muncul di tengah masyarakat. Penyakit ini dibawa oleh nyamuk Aedes aegypty. Nyamuk jenis ini berkembang biak dalam cuaca yang hangat dan lembap pada genangan air. Maka tak heran jika kasus demam berdarah meningkat pada musim hujan.

Umumnya, seseorang yang terserang demam berdarah mengalami gejala seperti suhu badan yang meningkat, sakit kepala, nyeri sendi, mual, dan hilang nafsu makan. Jika tidak mendapat penanganan secara tepat, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi seperti dengue shock syndrome (DSS).

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan pada golongan usia berapa pun, tak terkecuali bayi. Apalagi untuk bayi yang berusia di bawah 1 tahun, mereka lebih rentan terserang demam berdarah. Oleh karena itu, para ibu sebaiknya peka terhadap gejala-gejala demam berdarah pada bayi agar sang buah hati bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk para ibu, artikel ini akan menjelaskan bagaimana gejala demam berdarah pada bayi serta cara untuk mencegah buah hati Anda agar tidak terinfeksi penyakit ini.

Baca Selanjutnya: Gejala Demam Berdarah pada Bayi...

Halaman

(mdk/ank)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami