Sosok Imam Pesuwaryantoro, Pemuda Asal Bekasi Pencetus Aplikasi Unik yang Mendunia

Sosok Imam Pesuwaryantoro, Pemuda Asal Bekasi Pencetus Aplikasi Unik yang Mendunia
JABAR | 1 April 2020 19:42 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Sudah mengenal aplikasi smartphone untuk berbelanja sayur mayur segar? Atau sudah tahu belum, jika terdapat aplikasi untuk menghitung tagihan listrik otomatis agar kita bisa berhemat pemakaian listrik di rumah kita.

Kedua aplikasi tersebut memang sudah tersedia di Google Playstore dan telah diunduh sebanyak 10 ribu kali. Kedua aplikasi unik tersebut ternyata buatan anak muda asal Bekasi bernama Imam Pesuwaryanto.

Bersama rekannya, Imam berupaya menciptakan aplikasi yang bisa mempermudah kehidupan masyarakat. Mereka menciptakan 2 aplikasi unik untuk berbelanja sayur segar, bernama Nyayur.id dan untuk mengecek tagihan listrik bernama Listriku.id.

1 dari 3 halaman

Membantu Kehidupan Sehari

nyayurid

Akun Instagram Nyayur Indonesia 2020 Merdeka.com

Dilansir dari GNFI dan Indonesiainside.id, kedua aplikasi tersebut mencoba menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan kebutuhan sehari hari dan mengendalikan pengeluaran listrik bulanan.

Seperti Nyayur.id yang bisa memenuhi kebutuhan bahan sayur mayur segar dari vendor, dengan waktu yang lebih ekonomis tanpa harus keluar rumah. Lalu aplikasi kedua yakni Listriku.id yang bisa membantu menekan pemakaian lsitrik di rumah.

Imam menyampaikan penciptaan aplikasi listrik tersebut berawal dari keluhannya atas tingginya biasa listrik di rumah tanpa sadar. Lantas bersama rekannya, Fajar Dwi Laksono dan Reynaldi Prasetya membuat startup itu agar bisa mempermudah kehidupan masyarakat.

2 dari 3 halaman

Menang di Ajang Internasional

nyayurid

Akun Instagram Imam Pesuwaryantoro 2020 Merdeka.com

Kedua aplikasi unik asal buatan pemuda asal Bekasi tersebut telah memenangkan kejuaraan internasional. Seperti aplikasi Nyayur.id yang mendapat penghargaan dengan lolos menjadi finalis dan mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Inovasi Teknologi (The Advanced Innovation Global Competition 2019) di Nanyang Technological University (NTU) Singapura pada 15-17 November 2019 yang lalu.

Selain itu aplikasi penyedia sayur organik pertama di Indonesia ini juga memenangkan kompetisi StartupXs-ChangeMakers Seed Grant Opportunity 2020 pada Jumat (31/1) lalu di Amerika.

Menurut Imam, kompetisi yang di Amerika tersebut berformat terbuka dan boleh diikuti siapapun, selama mematuhi kebijakan dan regulasi khusus dari pemerintah Amerika Serikat, semua jenis startup bisa mengikuti kompetisi ini. Untuk usia peserta dibatasi dari umur 18 sampai 35 tahun.

"Jenis kompetisinya online judgement gitu. Kita kaya submit aplikasi kita terus diseleksi. Setelah proses diseleksi dan penjurian, baru mulai masuk proses pemilihan pemenang," terang Imam.

Imam dan rekannya mengungkapkan jika startupnya sukses mengungguli 1.300 peserta dari 63 negara berbeda. Negara-negara tersebut antara lain Amerika Serikat, India, Ghana, Kosta Rika, Tanzania, India, Bangladesh, Denmar, Nigeria, dan lain-lain.

Sedangkan, untuk aplikasi Listriku, mulai dikembangkan pada September 2018. Hebatnya, aplikasi ini juga telah memenangi dua penghargaan sekaligus. Pertama adalah kategori Best Leading Innovation Awards, dan yang kedua yakni medali emas BIXPO Awards 2018.

3 dari 3 halaman

Rencana ke Depan

nyayurid

Akun Instagram Imam Pesuwaryantoro 2020 Merdeka.com

Imam Pesuwaryantoro dan Fajar Budi Laksono selaku inisiator dari platform nyayur.id mereka juga memiliki rencana untuk mengembangkan inovasi lainnya di bidang agrikultur lain.

Menurut Imam yang terdekat Ia akan mencoba membuat Smart Drone for Agriculture dan Green Houses guna membantu proses akselerasi Technology Transfer di sektor Smart Agriculture.

Dan mereka berharap, aplikasi tersebut bisa lebih memberikan manfaat bagi ranah pertanian ucapnya.

(mdk/nrd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5