Waspadai, Ini 5 Penyakit Berbahaya yang Dapat Ditularkan Hewan

Waspadai, Ini 5 Penyakit Berbahaya yang Dapat Ditularkan Hewan
JABAR | 16 Februari 2020 18:00 Reporter : Denny Marhendri

Merdeka.com - Hewan adalah makhluk lain yang cukup banyak melakukan interaksi dengan manusia. Seperti hewan domestik yang bisa dipelihara kucing, anjing, atau ikan dan hewan yang bisi diternakkan seperti sapi, kambing, dan ayam. Ada juga di antara hewan tersebut yang dapat di konsumsi manusia.

Namun, yang perlu diketahui hewan juga dapat menderita penyakit seperti manusia. Terkadang hewan yang terkena penyakit juga dapat menularkan penyakitnya kepada manusia.

Melalui udara, makanan, atau air penyakit yang bisa juga berbentuk parasit itu memiliki potensi ancaman bagi nyawa manusia itu sendiri. Berikut adalah lima jenis hewan yang dapat menularkan penyakit:

1 dari 5 halaman

1. Penyakit Lyme

virus hewan

pixabay / pexels

Bisa disebabkan oleh gigitan kutu yang berasal pada hewan yang berjenis unggas, atau tikus. Penyakit yang bisa terjadi kepada manusia jika terkena infeksi ini adalah peradangan otak, kelumpuhan, dan meningitis.

Awalnya hanya seperti gigitan serangga yang menyebabkan benjolan kecil di permukaan kulit yang kemudian disusul dengan demam dan nyeri otot.

2 dari 5 halaman

2. Penyakit Q Fever

virus hewan

wikipedia.org

Ditularkan justru oleh hewan domestik yang paling sering berinteraksi dengan manusia. Kambing, anjing, kucing, dan sapi adalah beberapa hewan yang dapat menjadi penyebab infeksi ini.

Sangat dianjurkan menjaga kebersihan hewan-hewan tersebut jika memeliharanya dan melakukan cek kesehatan hewan-hewan tersebut.

3 dari 5 halaman

3. Penyakit Herpes B

virus hewan

harvard.edu

Penularan virus ini bisa dibilang sangat jarang terjadi. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk tetap waspada terhadap penularannya.

Ditularkan melalui air liur kera atau monyet. Virus ini ketika sudah menginfeksi manusia dapat menyebabkan peradangan otak (ensefalitis). Sangat berbahaya!

4 dari 5 halaman

4. Parrot Fever (Psittacosis)

virus hewan

histopathtology-india.net

Waspada bagi kicau mania atau orang yang hobi merawat atau memelihara burung. Jenis virus ini ada pada kotoran burung jenis Parkit dan Makaw. Nama bakterinya sendiri adalah Chlamydiapsittaci. Gejala ketika terinfeksi seperti demam, gangguan saluran pencernaan, dan mimisan.

5 dari 5 halaman

5. Penyakit Karena Cacing Pita

ilustrasi cacing pita

Shutterstock.com/Carolina K. Smith MD

Sudah sangat banyak orang mengenal hewan yang satu ini. Biasanya ditemukan di dalam daging hewan ternak seperti sapi, babi, kambing, dan yang lainnya. Namun, kewaspadaan tidak hanya tertuju pada daging mentah saja daging matang juga perlu di waspadai.

Organ lain pada hewan yang kerap menjadi tempat singgah Cacing Pita adalah hati, usus, serta organ dalam lainnya.

(mdk/dem)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami