Klarifikasi Irwansyah Soal Tuduhan Penggelapan Dana Perusahaan Oleh Medina Zein

Klarifikasi Irwansyah Soal Tuduhan Penggelapan Dana Perusahaan Oleh Medina Zein
JABAR | 28 Maret 2020 10:45 Reporter : Andriana Faliha

Merdeka.com - Irwansyah akhirnya buka suara terkait tuduhan penggelapan uang oleh Medina Zein setelah cukup lama diam. Melalui instagram pribadinya, suami dari Zaskia Sungkar ini menjelaskan kepada publik tentang apa yang sebenarnya terjadi pada bisnis mereka.

Sebelumnya, Irwansyah dilaporkan oleh Medina atas kasus dugaan penggelapan dana perusahaan. Hal tersebut dilakukan oleh Medina lantaran Ia curiga dengan adanya aliran dana dari PT Bandung Berkah Bersama ke rekening pribadi Irwansyah dan perusahaan miliknya, Jannah Corp (J Corp).

Melalui unggahan instagram pribadi miliknya, Ia mengunggah kronologi kasus tersebut pada Kamis (27/03).

1 dari 4 halaman

Perusahaan Bukan Miliki Medina Zein Seorang

klarifikasi irwansyah

Instagram: @irwansyah_15

Dalam press release tersebut, Irwansyah menjelaskan jika perusahaan PT Bandung Makuta itu bukanlah milik Medina Zein seorang, melainkan milik bersama. Ia pun menjelaskan komposisi saham di perusahaan tersebut.

"Sdri. Laudya Cynthia Bella sebesar 30% (tiga puluh persen), Sdr. Irwansyah 20% (dua puluh persen), Sdr. Hafiz Khairul Rijal sebesar 20% (dua puluh persen), Sdri. Hj. Medina Susani atau (Medina Zein) sebesar 20% (dua puluh persen), Sdri. Zaskia Sungkar sebesar 9% (sembilan persen), dan Sdr. Fitra Olid Joanda sebesar 1% (satu persen)," tulisnya.

Ia pun menegaskan tidak benar adanya jika ada asumsi bahwa perusahaan tersebut milik Medina Zain seorang.

"Dengan komposisi di atas. Tidak benar jika ada asumsi bahwa PT Bandung Bandung Berkah Bersama atau (Bandung Makuta) milik seorang diri Medina Zein. Ini adalah perusahaan milik bersama. Medina Zein salah satu pemilik saham dari 6 orang pemilik saham," tulis Irwansyah.

2 dari 4 halaman

Kronologi Kasus

Sebelumnya, Medina Zein melaporkan Irwansyah ke Polrestabes Bandung terkait dugaan penggelapan dana dalam bisnis bersama. Dan saat ini, kasus tersebut sudah naik ke status penyidikan.

Bersama press release tersebut, Irwansyah pun menjelaskan ke mana perginya uang sebesar Rp 1,9 miliar itu. Ia menjelaskan pada pada tanggal 23 Desember 2017, para pemilik saham sepakat untuk bertemu dan rapat mengenai operasional PT Bandung Berkah Bersama (Bandung Makuta).

Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa perusahaan bersama mereka tersebut akan memberikan fee managemen kepada PT JCorp Indonesia Berkah untuk support dan beban biaya operasional Bandung Makuta sesuai dengan pengajuan invoice setiap bulannya.

"Keputusan tersebut berlaku sejak disepakati pada tanggal 23 Desember 2017 dan sudah berjalan kurang lebih 2,5 tahun. Jika ditotal sebesar kurang lebih 1,9 miliar ini yang dipersoalkan Medina Zein," tulisnya

Lebih lanjut lagi, ia menjelaskan bahwa uang tersebut dipergunakan untuk biaya gaji pegawai.

"Apakah uang ini saya gelapkan dan saya nikmati? Tidak, uang ini digunakan untuk biaya gaji pegawai," sambungnya.

3 dari 4 halaman

Rapat Legal

klarifikasi irwansyah

Instagram: @irwansyah_15

Irwansyah juga mengungkapkan bahwa keputusan rapat tersebut legal, sah dan mengikat secara hukum dan dihadiri oleh seluruh pemilik saham tanpa terkecuali. Dan hasil rapat pun disetujui oleh pemilik saham.

"Seluruh pemilik saham hadir dan setuju. Perlu ditekankan bahwa Medina Zein juga hadir pada saat rapat dan setuju atas fee managemen yang diberikan Bandung Makuta kepada PT Jcorp Indonesia Berkah," ujarnya

Lebih lanjut lagi, ia juga menjelaskan bahwa Medina Zein sempat meninggalkan rapat ditengah rapat karena ditimpa musibah.

"Karena Medina Zein meninggalkan rapat. Maka Medina Zein mewakilkan kepada salah satu orang kepercayaannya untuk mengikuti rapat sampai selesai," tulisnya.

Ia pun menegaskan bahwa Media Zein setuju dengan apapun keputusan rapat.

"Ada bukti chat dia di Telegram Chat Group Pemilik saham dia setuju apapun keputusan rapat," sambung Irwansyah.

4 dari 4 halaman

Tidak Mangkir dari Panggilan Kepolisian

Pihak Irwansyah sudah mendapat surat panggilan dari Polrestabes Bandung. Namun Ia masih belum bisa menghadiri karena beberapa alasan yang memang tak bisa ditinggalkan, dan juga ada imbauan dari pemerintah terkait pandemi corona yang melanda Indonesia.

Ia juga menegaskan di press release tersebut, bahwa Ia tidak mangkir dari panggilan polisi.

"Mengenai naiknya kasus ini pada tahap penyidikan, justru saya baru mendapat panggilan kepolisian tanggal 26 Maret 2019 ini untuk dimintai keterangan sebagai saksi, jadi kalau ada pemberitaan bahwa saya mangkir dari panggilan Kepolisian jelas itu adalah tidak benar dan bohong adanya," tulisnya

(mdk/anf)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5