Gejala Diabetes pada Remaja, Berikut Penyebab dan Cara Mencegahnya

Gejala Diabetes pada Remaja, Berikut Penyebab dan Cara Mencegahnya
Diabetes. ©2012 Merdeka.com
JABAR | 24 Desember 2021 14:15 Reporter : Novi Fuji Astuti

Merdeka.com - Gejala diabetes pada remaja memang jarang disadari, baik dari sang penderita atau pun orang tua. Gejala diabetes pada remaja biasanya lebih banyak mengarah pada diabetes tipe 1. Gejala diabetes pada remaja penting untuk diketahui sebagai upaya pengobatan dan penanganan lebih lanjut.

Pasalnya diabetes menjadi salah satu dari empat penyakit tidak menular prioritas yang menjadi target tindak lanjut oleh para pemimpin dunia. Diabetes merupakan penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya.

Selain penyakit kardiovaskuler, Diabetes Militus juga merupakan salah satu penyebab utama penyakit ginjal dan kebutaan pada usia di bawah 65 tahun. Selain itu, diabetes juga bisa menjadi penyebab terjadinya amputasi, disabilitas hingga kematian.

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), saat ini sudah ada sekitar 150 juta orang yang mengalami diabetes di seluruh belahan dunia. Maka tak heran, kalau penyakit diabetes semakin menjadi perhatian karena jumlah penderitanya yang terus bertambah. Penyakit ini juga dapat menyerang siapa baik perempuan atau pun laki-laki, begitu tua hingga muda atau remaja.

Remaja yang menderita diabetes biasanya terlambat menyadarinya saat sudah terjadi komplikasi. Untuk mencegah hal tersebut penting bagi kita untuk tahu lebih awal mengenai gejala diabetes pada remaja, penyebab hingga cara mencegahnya telah dirangkum Merdeka.com melalui info Kemenkes dan medicalnewstoday.com pada Jumat, (24/12/2021).

2 dari 4 halaman

Gejala Diabetes pada Remaja

Dilansir dari Klikdokter, diabetes tipe 1 dapat berkembang pada usia berapapun, biasanya muncul selama masa kanak-kanak atau remaja. Diabetes tipe 2—tipe yang lebih umum—dapat terjadi pada usia berapapun, walau lebih sering dialami orang yang berusia lebih dari 40 tahun.

Pada umumnya gejala diabetes pada remaja, anak-anak maupun orang dewasa sama saja. Gejala umum terjadi pada kedua jenis diabetes, tetapi ada beberapa perbedaan yaitu sebagai berikut:

Gejala Diabetes Tipe 1
Gejala diabetes pada remaja untuk diabetes tipe 1 cenderung berkembang pesat selama beberapa minggu. Adapun gejala diabetes pada remaja untuk diabates tipe 1 meliputi:

  • Peningkatan rasa haus dan buang air kecil
  • Mudah lapar dan terjadi penurunan berat badan
  • Mudah lelah
  • Mudah marah
  • Nafas bau dan penglihatan kabur
  • Infeksi jamur pada wanita juga bisa menjadi gejala diabetes

Gejala Diabetes Tipe 2
Gejala diabetes tipe 2 berlangsung lebih lambat mungkin diperlukan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk menerima diagnosis. Adapun gejala utama diabetes tipe 2 meliputi:

  • Buang air kecil lebih sering terutama di malam hari
  • Rasa haus yang meningkat dari biasanya
  • Mengalami kelelahan
  • Terjadi penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Gatal di sekitar alat kelamin, mungkin terjadi infeksi jamur
  • Susah sembuh dari luka
  • Penglihatan kabur, akibat kekeringan mata
  • Munculnya bercak gelap pada kulit yang disebut acanthosis nigricans
3 dari 4 halaman

Penyebab Diabetes pada Remaja


Diabetes Tipe 1
Diabetes tipe 1 merupakan diabetes yang lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Namun, diabetes tipe ini juga sering kali menyerang bayi, balita dan orang dewasa. Penyebab diabetes ini adalah akibat dari kelainan autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh anak merusak atau menghancurkan pankreasnya sendiri, sehingga fungsi pankreas pun jadi terganggu.

Seorang remaja akan rentan mengalami diabetes tipe 1 apabila memiliki genetik atau keturunan dalam keluarga yang juga menderita diabetes tipe 1, pernah memiliki riwayat infeksi virus, hingga pola makan kurang sehat misalnya sering mengonsumsi makanan atau minuman manis seperti permen, es krim, jus buah kemasan hingga buah kering kemasan.

Diabetes Tipe 2
Selanjutnya, diabetes tipe 2 disebabkan oleh resistensi insulin atau kondisi di mana sel-sel tumbuh anak kesulitan menggunakan insulin untuk memanfaatkan gula darah sebagai energi. Penting diketahui bahwa pada kasus tertentu tipe 2 juga dapat terjadi akibat berkurangnya produksi insulin. Karena gangguan tersebut maka kadar gula anak dapat meningkat.

Adapun seorang remaja dapat mengalami risiko diabetes tipe 2 bila memiliki orang tua atau saudara dengan riwayat diabetes, berat badan berlebih atau obesitas, kebiasaan sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak serta kurang aktif bergerak dan jarang olahraga.

4 dari 4 halaman

Cara Mencegahnya


Selain mengetahui gejala diabetes pada remaja, kamu juga perlu tahu mengenai bagaimana cara mencegahnya sebelum terlambat.
Namun sayangnya, pencegahan saat ini tidak mungkin dilakukan untuk diabetes tipe 1, tetapi hanya bisa dilakukan untuk diabetes tipe 2 yaitu dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Mempertahankan berat badan ideal yang artinya tidak kegemukan karena hal itu dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 karena meningkatkan kemungkinan resistensi insulin.
  • Tetap aktif secara fisik untuk mengurangi resistensi insulin dan membantu mengelola tekanan darah.
  • Batasi makanan dan minuman manis, sebab mengonsumsi banyak makanan yang tinggi gula dapat menyebabkan penambahan berat badan dan masalah dengan fungsi insulin. Makan makanan yang seimbang dan kaya nutrisi dengan banyak vitamin, serat, dan protein tanpa lemak yang akan menurunkan risiko diabetes tipe 2.

(mdk/nof)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami