Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional, dari Prinsip hingga Pembayaran Klaim

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional, dari Prinsip hingga Pembayaran Klaim
ilustrasi asuransi. theladders.com
JABAR | 19 Januari 2021 15:01 Reporter : Andre Kurniawan

Merdeka.com - Sebagai sebuah investasi, dana darurat, hingga jaminan untuk kesehatan, asuransi menjadi incaran masyarakat. Dengan asuransi, mereka berharap kebutuhan-kebutuhan tertentu di masa yang akan datang dapat terpenuhi.

Saat ini kita mengenal adanya asuransi konvensional dan asuransi syariah. Berbeda nama juga menunjukkan bahwa kedua jenis asuransi ini memiliki perbedaan masing-masing. Namun, mungkin sebagian orang masih belum mengetahui apa perbedaan asuransi syariah dan konvensional tersebut.

Asuransi konvensional adalah produk asuransi yang menggunakan prinsip jual beli risiko. Nasabah akan dikenakan premi untuk mendapatkan imbalan yang bisa berupa proteksi atas risiko yang mungkin terjadi.

Sedangkan asuransi syariah berprinsip pada syariat Islam. Maksudnya yaitu berdasarkan pada asas tolong-menolong antar peserta (ta’awun), saling melindungi (takafuli) atau berbagi risiko di antara peserta asuransi.

Penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan asuransi syariah dan konvensional ini telah kami rangkum dari pfimegalife.co.id berikut ini.

Baca Selanjutnya: Prinsip Dasar...

Halaman

(mdk/ank)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami