Siap Suplai Air Sampai Cilacap, Progres Konstruksi Bendung Leuwikeris Sudah 82 Persen

Siap Suplai Air Sampai Cilacap, Progres Konstruksi Bendung Leuwikeris Sudah 82 Persen
Proyek Bendungan Leuwikeris. ©2021 YouTube PT Waskita Karya /editorial Merdeka.com
JABAR | 21 Oktober 2021 14:19 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Proses pengerjaan Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, Jawa Barat saat ini sudah mencapai 82 persen.

Disebutkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis Rabu (20/10), bendungan tersebut nantinya akan difungsikan untuk membantu penyaluran air ke area pertanian. Termasuk menjaga pengendalian air agar tidak meluap maupun kekeringan.

Sungai Citanduy belum memiliki bendungan, apabila Leuwikeris ini sudah beroperasi, kontinuitas air ke lahan pertanian akan senantiasa terjaga. Selama ini kawasan pertanian di sini kerap banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau” kata menteri Basuki di Jakarta, mengutip Antara.

2 dari 4 halaman

Mensuplai Air hingga ke Kabupaten Cilacap Jawa Tengah

proyek bendungan leuwikeris
©2021 YouTube PT Waskita Karya /editorial Merdeka.com

Di kesempatan itu Basuki juga menyebut jika keberadaan Bendungan Leuwikeris merupakan salah satu Program Strategis Nasional Bidang Sumber Daya Air yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 109 tahun 2020.

Keberadaannya sendiri akan membantu penyaluran kebutuhan air di sektor pertanian di Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis dan Cilacap, Jawa Tengah dengan daya tampung mencapai 45,35 juta meter kubik.

Menteri Basuki berharap, keberadaan Bendungan Leuwikeris bisa membantu petani meningkatkan intensitas tanamnya, di luar metode tadah hujan yang hanya bisa satu kali dalam satu tahun.

3 dari 4 halaman

Siap Diisi Tahun 2023

Untuk saat ini, sejumlah bangunan fisik sudah mulai dikerjakan seperti terowongan hingga dinding beton, dengan target pengisian awal (impounding) di tahun 2023 mendatang.

Kementerian PUPR pun optimis, untuk terus mengembangkan potensi ketahanan air dan pangan dengan membangun sejumlah bendungan, seperti di Leuwikeris ini.

Menurutnya, bendungan yang mulai dibangun tahun 2016 tersebut akan memberikan sejumlah manfaat terkait kebutuhan dan pengendalian air bagi warga sekitar, juga memenuhi kebutuhan listrik hingga pariwisata di sana.

4 dari 4 halaman

Miliki Lima Manfaat

proyek bendungan leuwikeris
©2021 YouTube PT Waskita Karya /editorial Merdeka.com

Menteri Basuki menambahkan, secara umum Bendungan Leuwikeris mampu memberikan 5 manfaat ketika selesai dibangun, di antaranya bisa memenuhi kebutuhan irigasi di Lakbok Utara Kabupaten Ciamis seluas 6.600 hektare.

Kemudian menyediakan air baku di Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya dan Kota Banjar, Jawa Barat sebesar 845 liter per detik.  Dan terakhir turut membantu kebutuhan air di Manganti Kabupaten Cilacap, sehingga mampu meningkatkan indeks pertanian setempat.

Basuki juga menjelaskan, Leuwikeris akan berperan dalam mereduksi banjir sebesar 11,7 persen dari 509 meter kubik per detik, menjadi 450 meter kubik per detik. Terdapat juga potensi sumber daya listrik PLTA sebesar 20 megawatt (MW).

(mdk/nrd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami