Update Terkini, 4 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir di Bekasi

Update Terkini, 4 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir di Bekasi
JABAR | 26 Februari 2020 17:41 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Hujan deras yang telah mengguyur Kota Bekasi dan sekitarnya sejak Senin (24/2) mengakibatkan beberapa sungai meluap dan menyebabkan banjir semakin meluas. Berdasarkan data dari BPBD Kota Bekasi hingga Selasa (26/2) malam pukul 22.00 WIB, banjir di wilayah tersebut saat ini dilaporkan telah meluas hingga 12 kecamatan.

Menurut Manajer Pusdalops BPBD Jawa Barat Budi Budiman Wahyu, hingga saat ini pihaknya terus memantau ketinggian debit air di wilayah yang dilaporkan terdampak banjir. "BPBD Provinsi Jawa Barat melakukan pendampingan untuk kaji cepat dan evakuasi dengan membawa perahu karet," tutur Budi, Rabu (26/2/).

1 dari 6 halaman

Banjir Saat Ini Terus Meluas

Menurut data dari Liputan6.com banjir di kawasan Bekasi dan sekitarnya makin meluas hingga merendam 12 kecamatan. Diperkirakan ribuan rumah terendam dan aliran listrik diputus demi keamanan.

Dua belas kecamatan tersebut di antaranya adalah Kecamatan Medan, Kecamatan Bekasi Utara, Kecamatan Jati Asih, Kecamatan Bekasi Barat, Kecamatan Rawalumbu, Kecamatan Mustika Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Pondok Gede, Kecamatan Jatisampurna, Kecamatan Pondok Melati, dan Kecamatan Bantargebang.

2 dari 6 halaman

4 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Banjir tersebut juga dilaporkan telah menyebabkan empat orang meninggal dunia. Para korban diantaranya adalah, Faisal Amri (25), warga Perum Harapan Baru Bekasi Barat, M Airil Amhrih (15), warga Perum Harapan Baru Bekasi Barat, Faizin (51), warga Kampung Mulya Jaya Medan Satria, dan Muhamada Jamil (9), warga Kelurahan Kayuringin Jaya Bekasi Selatan.

3 dari 6 halaman

Berikan Layanan Darurat

Disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan bahwa layanan darurat telah diberikan kepada warga Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang terdampak dari banjir tersebut.

"Perangkat daerah yang menangani bencana banjir dikerahkan untuk menangani dan memberikan layanan darurat kepada masyarakat terkena dampak," kata Setiawan.

Selain wilayah Bekasi pendampingan kaji cepat dan pengiriman logistik juga telah dilakukan di beberapa wilayah kepada warga yang terdampak banjir, seperti di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang, Jawa Barat.

bantuan darurat banjir bekasi

Liputan6.com 2020 Merdeka.com

4 dari 6 halaman

Lanjut Setiawan, beberapa program dan kegiatan sebagai upaya penanggulangan banjir di wilayah Bekasi telah disiapkan. Hal tersebut dilakukan bersama oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Jabar serta Pemda Kabupaten/Kota.

"Dengan program peningkatan kapasitas sungai melalui normalisasi sungai dan kali seperti Kali Bekasi, Kali Blencong, Kali Busa, Kali Srengseng, Kali Menir, Kali Sadang, dan Kali Cikarang," ujarnya.

5 dari 6 halaman

Upaya Lanjutan

Setiawan juga berujar bahwa pihaknya akan melakukan upaya-upaya pencegahan banjir. Hal ini dilakukan melalui program pembuatan sumur untuk resapan air, sistem tampungan di saluran primer, penampungan air hujan, pembangunan tanggul pengaman pantai dan sungai, pembangunan sistem polder, serta melakukan perbaikan dan peningkatan kapasitas saluran drainase perkotaan. Segala upaya dilakukan mengingat banjir Bekasi juga disebabkan oleh menyempitnya saluran irigasi oleh sampah.

6 dari 6 halaman

Bekerja sama dengan Wilayah Sekitar

"Keseluruhan program (pencegahan banjir) akan dituangkan dalam bentuk Komitmen Bersama dan Kesepakatan Bersama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota se-Jabodetabekpunjur (Jakarta-Bogor-Depok- Tangerang-Bekasi-Puncak- Cianjur) yang difasilitasi oleh Dirjen Bangda Kemendagri," kata Setiawan.

(mdk/nrd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami