Viral Pemotor Masuk Jalan Tol Pasteur Bandung, Penyebabnya Bikin Geleng Kepala

Viral Pemotor Masuk Jalan Tol Pasteur Bandung, Penyebabnya Bikin Geleng Kepala
Motor masuk Tol Pasteur Bandung. ©2021 YouTube Liputan6 SCTV/ Merdeka.com
JABAR | 20 Oktober 2021 12:32 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Sebuah video amatir memperlihatkan pengendara motor masuk jalan tol di Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Seperti terlihat video yang dimuat di laman YouTube Liputan6 SCTV, Rabu (20/21) ini, pengendara motor tersebut berboncengan.

Pengguna motor tersebut mengendarai kendaraannya di sisi kanan jalan, sehingga membahayakan dirinya serta pengendara lain yang melintas.

Ternyata, ada alasan di balik perilaku pengendara motor matic tersebut. Kenapa ia bisa masuk ke jalan tol? Begini kronologinya.

2 dari 4 halaman

Masuk Lewat Gerbang Tol Pasteur

motor masuk tol pasteur bandung
©2021 YouTube Liputan6 SCTV/ Merdeka.com

Pemotor yang diketahui masih berusia remaja itu terlihat mengenakan jaket hitam dan merah. Sepeda motornya masuk melalui jalur tol di Gerbang Pasteur, Bandung menuju arah Baros, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Akibat aksinya ini, akhirnya pengendara itu kena tilang dari Patroli Jalan Raya (PJR), Polrestabes Bandung.

"Kamana yeuh, aya motor nyasab di Pasteur, Pasteur (ke mana nih, ada motor yang nyasar di Tol Pasteur, Pasteur)," ujar pengendara mobil yang merekam remaja pengendara motor yang viral di jalan tol tersebut.

3 dari 4 halaman

Berasalan Mengikuti Google Maps

Pengendara motor tersebut diduga masuk jalan tol karena mengikuti arahan salah satu aplikasi navigasi (petunjuk arah) di ponsel. Mereka nekat menerobos jalan tol, meski sudah ada rambu larangan melintas bagi kendaraan roda dua.

Menindaklanjuti rekaman viral ini, pihak Jasa Marga cabang Purbaleunyi, menindak pengendara motor tersebut dengan memberikan peringatan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Menurut pengakuan pengendara motor yang bersangkutan itu, mereka masuk ke arah jalan tol karena mengikuti petunjuk dari aplikasi Google Maps," tutur Jaenudin, petugas Jasa Marga cabang Purbaleunyi, Bandung.

4 dari 4 halaman

Imbau untuk Berhati-hati Pakai Aplikasi Navigasi

Di kesempatan yang sama, Junaedi juga berpesan kepada para pengguna sepeda motor agar lebih berhati hati, termasuk dalam mengikuti arahan dari aplikasi navigasi.

"Ya jadi pengendara itu bukan karena tidak tahu ada rambu rambu larangan di sana, intinya jangan terlalu yakin lah dan harus tahu dulu apakah ini jalan tol atau bukan. Kalau memang jalan tol ya jelas tidak boleh melintas bagi roda dua," terangnya.

Sebelumnya kasus serupa juga pernah terjadi sekitar bulan Maret 2021 lalu, di mana seorang pengendara berjaket hitam berplat nomor Z (luar Bandung Raya) memasuki Tol Pasteur.

Sebelumnya, pengendara berjalan dari arah Jalan Dokter Junjunan menuju arah Cimahi, Jawa Barat mengikuti aplikasi navigasi Google Maps.

(mdk/nrd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami