Wanita di Cimahi Ini Koleksi Boneka Bayi, Diberi Akta Kelahiran Layaknya Anak-anak

Wanita di Cimahi Ini Koleksi Boneka Bayi, Diberi Akta Kelahiran Layaknya Anak-anak
Kolektor boneka bayi di Cimahi. ©2022 YouTube Fokus Indosiar/ Merdeka.com
JABAR | 7 Januari 2022 16:20 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Mengadopsi boneka kini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat. Banyak di antara mereka memperlakukan boneka tersebut layaknya anak sendiri. Hal itu juga dilakukan oleh seorang wanita asal Cimahi, Jawa Barat bernama Sandra Susan.

Ibu 58 tahun itu mengaku sangat menyukai boneka. Saking gandrungnya, ia bahkan memberikan nama kepada ratusan koleksi boneka miliknya yang disertai dengan akta kelahiran.

Belakangan diketahui Susan telah mengoleksi boneka bayi sejak tahun 2000-an. Hingga kini koleksinya sudah mencapai 200-an boneka.

2 dari 4 halaman

Menyukai Boneka Sejak Kecil

kolektor boneka bayi di cimahi

©2022 YouTube Fokus Indosiar/ Merdeka.com

Susan mengaku jika kegemarannya terhadap boneka sudah ia rasakan sejak masih kecil. Dahulu ia selalu meminta oleh-oleh boneka saat anggota keluarga tengah bepergian.

Berbeda dengan saat ini, dulu ia lebih memilih dibelikan boneka berbentuk kecil seperti boneka Hongkong hingga boneka Jepang.

"Saya memang suka sejak kecil, jadi saat itu saya selalu minta oleh-oleh boneka ke saudara, ke orang tua kalau bepergian ke luar kota. Bonekanya juga kecil-kecil kayak boneka Hongkong, boneka Jepang," jelasnya seperti dilansir dari kanal YouTube Fokus Indosiar.

3 dari 4 halaman

Didapatkan Dari Berbagai Negara

kolektor boneka bayi di cimahi©2022 YouTube Fokus Indosiar/ Merdeka.com

Diakui Susan, koleksi bonekanya sebagian didapatkan dari luar negeri seperti Jerman, Spanyol, Inggris, Australia hingga Amerika.

Semua boneka itu dirawat Susan secara khusus dengan menggunakan bahan penyerap lembap hingga cairan anti jamur. Ia juga rutin memperhatikan pakaian yang dikenakan bokenanya karena jika dibiarkan lama tidak diganti warnanya akan menempel di kulit boneka.

Kebanyakan boneka yang dikoleksi Susan memang mirip dengan bayi asli karena berbahan vinyl dan silikon yang lembut dan lentur.

4 dari 4 halaman

Diberikan Akta Kelahiran

kolektor boneka bayi di cimahi©2022 YouTube Fokus Indosiar/ Merdeka.com

Dari seluruh koleksinya, Susan paling menyukai boneka yang memiliki rupa mirip bayi atau balita yang memakai pakaian dari daerah asalnya.

Beberapa boneka koleksinya bahkan memiliki sertifikat mirip akta kelahiran, salah satunya Chloe. Menurut sertifikat, boneka tersebut dilahirkan di Australia pada 28 April 2015. Beratnya sendiri tertulis 2,3 kilogram.

(mdk/nrd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami