18.077 Warga Jakarta Lakukan Rapid Test, 299 Dinyatakan Positif Covid-19

18.077 Warga Jakarta Lakukan Rapid Test, 299 Dinyatakan Positif Covid-19
JAKARTA | 1 April 2020 10:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menyatakan sebanyak 18.077 warga Jakarta telah menjalani rapid tes Virus Corona atau Covid-19 hingga Selasa (31/3). Dari ribuan yang melakukan rapid tes terdapat 1,7 persen masyarakat yang dinyatakan positif.

"Sebanyak 299 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 17.778 orang dinyatakan negatif," kata Widyastuti dalam keterangan pers, Rabu (1/4).

Dia menjelaskan bisa hasil tes itu positif makan langkah selanjutnya yakni akan dilakukan pengambilan swab. Kemudian dapat melakukan isolasi mandiri atau dirujuk ke shelter selama menunggu hasil PCR.

Namun, bila kondisi memburuk sebelum hasil PCR diperoleh, maka pasien akan dirujuk ke RS. Sedangkan untuk yang hasilnya negatif diharuskan melakukan isolasi mandiri hingga 14 hari ke depan dan akan dirujuk ke RS bila keadaan tiba-tiba memburuk.

"Memeriksa ulang rapid test (satu kali) pada hari ke 7-10 setelah tes awal," ucapnya.

Sementara itu, dia menyebut sasaran atau prioritas yang menjalani rapid test yakni mulai dari tenaga medis dan orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kemudian ada pula untuk orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus pasien konfirmasi atau probabel Covid-19 dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Sasaran dan prioritas rapid test yaitu orang-orang yang berisiko tinggi menularkan ataupun tertular Covid-19," jelas Widyastuti.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Hasil Tes Cepat
Pemprov DKI Gunakan Serum Saat Proses Rapid Test Covid-19
Apakah Rapid Test COVID-19 yang Dijual Online Bisa Akurat?
Pemkab Purbalingga Desak Pembagian Rapid Test Proporsional
1.443 Warga Depok Jalani Rapid Test, 40 Positif Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami