2 Tahun Anies di DKI, Akademisi Sebut 64 Persen Rusunawa Menunggak Bayar Pajak

JAKARTA | 17 Oktober 2019 04:03 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), Jehansyah Siregar ikut memantau kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selama dua tahun ini. Menurutnya, masih banyak permasalahan yang harus ditangani oleh Anies.

Kata Jehansyah, salah satu belum memaksimalkan kinerja Anies selama dua tahun terkait pengelolaan Rusunawa. Di mana terdapat 25 ribu unit rusunawa di Jakarta yang sekira 64 persen belum bayar pajak alias menunggak.

"Ada 25.000 unit rusunawa di Jakarta itu sebagian besar, sekira 64 persen itu menunggak atau tidak dibayar," ujarnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/10).

Katanya, tunggakan terhadap rusunawa tersebut mencapai miliar rupiah. "Itu rusunawanya tunggakan sampai Rp 50 miliaran. Jadi, rusunawa yang bagus sudah dibuat untuk subsidi silang," katanya.

"Jadi harga sewanya sebulan atau sampai 2,8 juta dan ini antrenya panjang sekali karena untuk umum, bukan korban relokasi," sambungnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dirinya menilai Anies harus memiliki cara dan terukur untuk mengatasi masalah ini. Dalam hal ini memerlukan program yang kuat juga nyata.

"Nah ini perlu strategi khusus, jadi enggak bisa pakai solusi-solusi biasa, kecil, jadi harus membuat program yang komprehensif kalau di pusat sering diatasi dengan Kepres, di pemprov perlu pergub, karena keputusan gubernur diiringi dengan pergub untuk membuat program-program khusus," pungkasnya

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT