2.500 Petugas Kebersihan Disiagakan Saat Malam Takbiran Jakarta

2.500 Petugas Kebersihan Disiagakan Saat Malam Takbiran Jakarta
JAKARTA | 23 Mei 2020 19:30 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyiagakan 2.500 petugas kebersihan saat malam takbiran hingga Idul Fitri 1441 Hijriah. Selain itu, ratusan truk sampah dan 88 unit kendaraan penyapu jalan otomatis atau road sweeper juga disiapkan.

"Kami siagakan 50 petugas di setiap kecamatan. Lebih dari 2.500 personel di seluruh Jakarta yang bertugas saat malam takbiran hingga hari H Idul Fitri. Termasuk TPST Bantargebang yang tetap melakukan pelayanan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih, Sabtu (23/5).

Dia mengatakan, sejak H-4 pengemudi truk sampah juga telah diinstruksikan untuk melakukan pengosongan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di seluruh wilayah Jakarta.

Strategi ini, kata Andono, dilakukan agar TPS dapat menampung sampah dengan kapasitas maksimal pada saat libur hari H dan H+1 lebaran. Selain itu agar kondisi lingkungan sekitar TPS tetap nyaman, tidak berbau menyengat, serta menghindari berkembangnya lalat dan vektor penyakit lainnya.

Dia memperkirakan jumlah sampah saat malam takbiran dan hari raya Idul Fitri akan berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, lantaran saat ini masih diterapkan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).

Namun, petugas tetap bersiaga untuk memastikan pelayanan kebersihan tetap optimal. "Personel yang bertugas juga diinstruksikan untuk menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Berdasarkan data timbangan sampah di TPST Bantargebang, tercatat sampah yang dikirim ke sana sebelum kebijakan kerja dari rumah periode 1-15 Maret 2020 mencapai 9.346 ton per hari. Kemudian selama diberlakukannya kerja dari rumah, 16 Maret - 9 April 2020, rata-rata 8.485 ton per hari. Sedangkan saat PSBB, periode 10 April - 22 Mei 2020, rata-rata sampah warga Jakarta yang dikirim ke TPST Bantargebang hanya mencapai 6.602 ton per hari.

Andono juga meminta warga Jakarta mematuhi pesan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta warga mematuhi seruan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta terkait anjuran untuk melaksanakan takbiran dan salat Idul Fitri di rumah masing-masing. (mdk/fik)

Baca juga:
2.500 Petugas Kebersihan Disiagakan Saat Malam Takbiran Jakarta
Anies: Tidak Ada Zona Merah Kuning Hijau di Wilayah Jabodetabek, Semua Sama
Anies: Kasus Covid-19 di Jakarta Membaik Tapi Risiko Gelombang Kedua Juga Tinggi
Pemprov DKI Cairkan Uang Apresiasi Tenaga Honorer
Tindak Pelanggar PSBB, Satpol PP DKI Kumpulkan Pembayaran Denda Rp 350 Juta
Parkir di Trotoar Tanah Abang, 70 Motor Dicabut Pentil
Anies Berharap Kondisi PSBB Tetap Tingkatkan Solidaritas Sosial

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami