6 RW di Kembangan Utara Banjir, Warga Mengungsi ke Kantor Kelurahan hingga RPTRA

6 RW di Kembangan Utara Banjir, Warga Mengungsi ke Kantor Kelurahan hingga RPTRA
Warga Kembangan Terdampak Banjir. ©2021 Merdeka.com
JAKARTA | 21 Februari 2021 16:38 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Ribuan warga di Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, terdampak banjir sejak Sabtu (20/2) dini hari. Ada 6 RW terdampak banjir.

"Dari 11 RW, sebanyak enam RW yang terdampak," kata Sekretaris Kelurahan Kembangan Utara Abdul Rasid ditemui di lokasi banjir pada Minggu (21/2).

Rasid mengatakan total penduduk Kembangan Utara sekitar 60 ribuan. Warga yang rumahnya terdampak ringan masih memilih bertahan.

Sementara mereka yang cukup parah, memilih pindah di lokasi pengungsian. Warga yang mengungsi di Kantor Kelurahan Kembangan Utara sekitar 40 jiwa.

Di SDN 01 Kembangan Utara tercatat sekitar 100 jiwa, RPTRA Kembangan Utara sekitar 20 jiwa, Mushala Nurul Muslimin sekitar 40 jiwa dan Mushola Alidrus sekitar 80 jiwa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air sejumlah titik sekitar 150 sentimeter atau seukuran dada orang dewasa.

Warga masih bertahan di lokasi pengungsian menunggu air surut. Mereka membutuhkan makanan siap saji.

Bantuan makanan telah disalurkan pemerintah Kota Jakarta Barat. Selain itu, TNI/Polri dan beberapa organisasi kemanusiaan turut membantu kebutuhan pengungsi. Dikutip Antara. (mdk/gil)

Baca juga:
Djarot Sindir Penanganan Banjir: Pak Anies Harus Dibantu, Kerja 3 Tahun Tak Kelihatan
Akibat Longsor, Banjir di Kemang Timur Lambat Surut
Tanah Longsor Timpa Permukiman di Kemang
Anies: Persiapan Jakarta Hadapi Banjir Sudah Dilakukan Tahun-Tahun Sebelumnya
Masih ada 17 RW di Jakarta yang Terendam Banjir
Anies Berduka Lima Orang Meninggal Saat Banjir, Empat Diantaranya Anak-Anak

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami