918 Satpol PP DKI Dikerahkan Awasi Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Pasar

918 Satpol PP DKI Dikerahkan Awasi Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Pasar
Razia Satpol PP. ©2020 Merdeka.com
JAKARTA | 16 Juni 2020 09:56 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 918 personel untuk melakukan penjagaan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di pasar tradisional pangan maupun nonpangan saat PSBB transisi.

"Saya menerjunkan 918 orang (untuk memantau) di 153 pasar yang dikelola Pasar Jaya," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin dilansir Antara, Selasa (16/6).

Arifin mengatakan sebanyak enam orang petugas ditempatkan di setiap pasar untuk memastikan pedagang maupun pengunjung menaati protokol kesehatan agar pencegahan penyebaran Covid-19 di fasilitas umum dapat terjaga dengan baik.

"Kita (Satpol PP) melihat penerapan protokol kesehatan dan tak hanya melihat luas gedung," ujar dia.

Beberapa protokol kesehatan yang diawasi oleh petugas Satpol PP di antaranya adalah penerapan sistem ganjil genap toko, penggunaan masker dan pelaksanaan jaga jarak (physical distancing).

2 dari 2 halaman

Sementara itu, Perumda Pasar Jaya mengetatkan pemberlakuan protokol kesehatan bagi pedagang dan pengunjung pasar dimulai sebelum masuk ke area pasar.

Pengunjung harus mencuci tangan, melewati pengecekan suhu badan, sementara itu khusus pedagang diwajibkan menggunakan pelindung wajah (face shield).

Terkait penerapan ganjil genap toko, Direktur Utama Pasar Jaya Arief Nasrudin menegaskan pihaknya akan memberi sanksi jika ditemukan pelanggaran dari penerapan aturan ganjil genap toko di pasar-pasar.

"Sanksi pasti ada. Kalau tidak nurut juga, kiosnya kita tutup," kata Arief saat meninjau Pasar Tanah Abang Blok B, Senin (15/6). (mdk/ray)

Baca juga:
Museum Sejarah Jakarta Persingkat Jam Kunjungan
Pemprov DKI Terbitkan Aturan Jeda Sif Kerja untuk Perkantoran Menjadi Tiga Jam
Gerai Layanan Samsat Mulai Beroperasi di 11 Mal Ini
Jakarta Padat di PSBB Transisi Pekan Kedua, Dampak Mal dan Kantor Dibuka
Cegah Kepadatan, Polisi & Pengelola SUGBK Batasi Waktu Berolahraga Maksimal 1 Jam

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami