Ada 10 Masjid di Kemayoran Langgar PSBB, Masih Gelar Salat Jumat

Ada 10 Masjid di Kemayoran Langgar PSBB, Masih Gelar Salat Jumat
JAKARTA | 10 April 2020 16:21 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Kepolisian mencatat ada 10 masjid di Kemayoran, Jakarta Pusat yang melanggar aturan PSBB. Di sana masih digelar salat Jumat (10/4) hari ini.

Kapolsek Kemayoran Kompol Syaiful Anwar mengatakan polisi akan memanggil pengurus DKM untuk meminta penjelasan. "Mungkin kita akan panggil lagi DKM-nya," kata Syaiful saat dihubungi.

Syaiful mengatakan salah satu masjid yang menyelenggarakan Salat Jumat berada di komplek Kepolisian.

Sepuluh lebih masjid di Kemayoran masih melaksanakan Salat Jumat. "Itu termasuk Masjid Al Amir yang ada di Asrama Polisi Kemayoran," kata Syaiful.

Ia menyayangkan hal tersebut karena sebelumnya pihak Kepolisian, Kecamatan serta Koramil Kemayoran sudah melakukan sosialisasi dan imbauan kepada para ketua masjid dan pengurus DKM untuk melakukan ibadah di rumah dan tidak mengumpulkan jemaah di masjid.

Karena itu, Syaiful segera berkoordinasi baik di tingkat pemerintahan kecamatan dan pemerintah kota untuk menemukan solusi atas masalah itu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan aturan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Ibu Kota.

Salah satu kegiatan yang dilarang adalah beribadah di tempat ibadah dan mengumpulkan banyak massa.

"Terkait pembatasan untuk kegiatan rumah ibadah sama seperti sekarang. Di mana peribadatan keagamaan bersama di rumah, ibadat itu diganti dengan kegiatan di rumah. Jadi beribadahlah di rumah," tegas Anies saat mengumumkan peresmian Peraturan Gubernur DKI Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4) malam. Seperti diberitakan Antara. (mdk/rhm)

Baca juga:
Ini 33 Titik Check Point Selama Pemberlakuan PSBB di Jakarta
Begini Cara Industri Ajukan Izin Operasi saat PSBB
Masjid di Kebon Kosong Jakpus Gelar Salat Jumat Saat PSBB
Ada PSBB Jakarta, Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma Beroperasi Terbatas
Penjelasan Gojek Atas Hilangnya Opsi Go-Ride
Pimpinan DPR: Kita Dukung PSBB, Tapi Komunikasi Sosial untuk Berbagi Jangan Putus

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami