Ada Demo Tolak UU Cipta Kerja, Transjakarta Modifikasi Rute

Ada Demo Tolak UU Cipta Kerja, Transjakarta Modifikasi Rute
Armada Transjakarta di Shelter Harmoni. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
JAKARTA | 20 Oktober 2020 09:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Prasetia Budi menyatakan pihaknya kembali melakukan modifikasi rute. Ini disebabkan adanya aksi massa unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

"Sehubungan dengan itu menyampaikan hal tersebut berdampak terhadap layanan Transjakarta namun agar masyarakat tetap terakomodir mobilitasnya menggunakan layanan kami," kata Prasetia dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10).

Berikut sejumlah modifikasi yang dilakukan Transjakarta:

Koridor 1 (Blok M – Kota)
Mengalami pengalihan rute sebagai berikut:

Arah Kota : Blok M - Sarinah – Lampu Merah Sarinah - keluar jalur -Lampu Merah Bank Indonesia - belok kiri - Jalan Kebon Sirih - Hotel Milenium belok kiri - Jalan Fachrudin belok kanan - Jati Baru lurus - Jalan Cideng Barat – Lampu Merah Tarakan belok kanan - Halte Petojo – Lampu merah Harmoni belok kiri - Harmoni – Kota.

Arah Blok M : Kota - Harmoni – Lampu Merah Harmoni - belok kanan - lurus arah Tomang - Halte Petojo keluar jalur – Lampu merah Tarakan belok kiri - Jalan Cideng Timur - Jalan Jati Baru belok kiri - Hotel Tugu Asri – Lampu merah Hotel Milenium - lurus - Jalan Kebon Sirih – Lampu merah Bank Indonesia - belok kanan - Halte Sarinah - Blok M

Rute 6A (Ragunan – Monas via Kuningan) dan Rute 6B (Ragunan – Monas via Semanggi): mengalami perpendekan rute menjadi Ragunan – Tosari.

Halte yang tidak melayani yakni Halte Bundaran HI, Sarinah, Halte Bank Indonesia, dan Halte Monas

Rute 1A (PIK – Balaikota): mengalami perpendekan rute menjadi PIK – Kota.

2 dari 2 halaman

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana kembali menggelar aksi demo menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja pada hari ini, Selasa (20/10). Begitu juga elemen mahasiswa lainnya.

Kendati begitu, perserikatan buruh yang selama ini getol menolak pengesahan RUU Cipta Kerja memilih tak ikut aksi demo pada hari ini yang bertepatan dengan momentum setahun pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), sebagai perserikatan buruh yang selama ini vokal menyuarakan penolakan terhadap RUU tersebut memilih diam tak ikut bergabung bersama BEM SI.

"Tidak (turun demo)," kata Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyono, Senin (19/10).

Kahar tidak mengungkap alasan detil terkait sikap KSPI yang tidak ikut menggelar aksi demo tolak RUU Cipta Kerja bersama mahasiswa.

"Tidak apa-apa, karena memang belum diputuskan untuk aksi besok (hari ini)," katanya.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: IKa Defianti (mdk/lia)

Baca juga:
Polisi Awasi Pelajar Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta
PKS Nilai Perpanjangan Sertifikat Halal Tak Punya Kontrol yang Jelas di UU Ciptaker
Polri Waspadai Potensi Penyusup di Demo BEM SI Tolak UU Cipta Kerja Hari ini
Polisi Tangkap 7 Pemilik Akun Medsos yang Hasut Demo Anarkis Tolak UU Cipta Kerja
Polisi Tutup Total Lalu Lintas Kawasan Istana Hari Ini
Gelar Aksi Demo Hari Ini, BEM SI Kecewa pada Pemerintah Jokowi-Ma'ruf
Demo Lagi Besok, BEM SI Desak Jokowi Batalkan UU Cipta Kerja

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami