Alasan Satpol PP DKI Tertibkan Pengendara Mobil yang Pakai Masker Tidak Benar

Alasan Satpol PP DKI Tertibkan Pengendara Mobil yang Pakai Masker Tidak Benar
JAKARTA | 17 September 2020 21:38 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Aturan memakai masker saat sedang sendirian di dalam mobil menuai pro dan kontra. Baru-baru ini, jagat dunia maya dihebohkan dengan cerita seorang wanita yang dikenakan sanksi karena menurunkan masker ke dagu saat sedang menyetir sendirian.

"Aku merasa engap terus mau bernapas sedikit (menurunkan masker), aku ditangkap dong padahal aku sendirian di mobil dan sekarang aku berada di posko," kata wanita bernama Evani Jesslyn di video tersebut.

"Ini (di posko) malah ramai orang, mereka lebih tidak (menjalankan) PSBB. Aku yang lagi sehat disuruh ke sini untuk duduk dan berkerumun sama mereka," sambungnya

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Arifin menjelaskan, alasan mengapa aparat menegur para pengendara yang tidak memakai masker saat sendirian di dalam mobil.

Menurutnya, pemakaian masker harus dilakukan sejak berada di luar rumah karena telah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020.

"Dalam Pergub 88 2020 telah diatur bahwa setiap orang yang melakukan aktivitas di luar rumah wajib pakai masker. Apakah dia berkendara atau tidak," katanya dalam diskusi yang disiarkan langsung di akun youtube BNPB, Kamis (17/9).

Arifin mengatakan, sebenarnya para pengendara sering kali tidak sadarkan diri saat membuka kaca mobil. Misalnya saat memberikan uang ke tukang parkir, ke 'pak ogah' atau saat bertanya ketika tersesat di jalan. Sehingga, menurutnya, lebih baik jika para pengendara selalu menggunakan masker meskipun di dalam mobil sendirian.

"Ketika kita masuk kendaraan walaupun sendiri, tetap harus pakai masker. Soalnya kalau tidak pakai, kemudian dalam perjalanan kaca jendela terbuka, kita tidak tahu (virusnya masuk atau tidak)," ungkapnya.

Baca Selanjutnya: Dia menambahkan hanya pengendara mobil...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami