Kadin Jakarta Klaim Alami Tren Penurunan 60 Persen

Kadin Jakarta Klaim Alami Tren Penurunan 60 Persen
JAKARTA | 28 Maret 2020 01:02 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengaku tren penurunan yang dialami oleh anggota Kadin selama penyebaran virus Corona sebesar 60 persen. Banyak anggota Kadin yang usahanya tidak beroperasi sama sekali, terkecuali yang menyediakan kebutuhan masyarakat.

"Kalau penurunan 60 persen sudah, kita sekarang ini yang bekerja hanya untuk yang menyediakan kebutuhan masyarakat. Itu saja yang lainnya semuanya dalam kondisi down," ujar Diana yang menggelar konferensi pers di Balai kota saat menyerahkan sejumlah bantuan kepada Pemerintah Provinsi DKI, Jumat (27/3).

Kondisi itu diperberat saat pemerintah mengambil kebijakan aktivitas di rumah dan tidak ada perkantoran. Ini pula yang menyebabkan stabilitas anggota Kadin Jakarta saat ini begitu memprihatinkan.

Namun begitu, dia menegaskan para anggota Kadin DKI berkomitmen tetap saling bahu membahu memberikan bantuan agar wabah virus Corona di Jakarta berkesudahan.

"Kita sebagai pengusaha, kita harus berjiwa pejuang betul, jangan mengeluh, jangan panik, kita terus bekerja, insya allah allah akan kasih jalan buat kita," tuturnya.

Diketahui, Provinsi DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Hingga Kamis, 26 Maret, jumlah kasus positif di Jakarta berada di angka 515 kasus. Angka ini berdasarkan data yang dipublikasikan melalui corona.jakarta.go.id pukul 18.00 WIB.

Sebanyak 324 orang hingga saat ini masih dirawat. Sementara jumlah kasus sembuh 29 kasus. Angka ini bertambah dari data Kamis pukul 08.00 WIB yang mencatat total kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 27 kasus.

Namun, jumlah kesembuhan masih rendah jika dibandingkan dengan jumlah kematian akibat virus ini di Jakarta.

Dari situs tersebut, mencatat kasus kematian dari virus Corona sebanyak 49 kasus. Angka ini meningkat 6 kasus dari data Kamis pagi.

Sementara itu masih ada 487 kasus yang masih menunggu hasil pemeriksaan untuk menentukan apakah spesimen tersebut menunjukkan positif Covid-19 atau tidak.

Untuk tingkat nasional, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, per hari Kamis siang terjadi penambahan kasus positif Corona sebanyak 103. Sehingga total menjadi 893 kasus positif. Kemudian, terjadi penambahan kasus sembuh sehingga total sebanyak 35 kasus. Penambahan kasus meninggal 20 orang menjadi 78 orang. (mdk/eko)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami