Anies-Ahok debat panas soal reklamasi dan kebohongan saat kampanye

Anies-Ahok debat panas soal reklamasi dan kebohongan saat kampanye
JAKARTA | 12 April 2017 21:51 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Konsep baru dalam debat final putaran kedua Pilgub DKI Jakarta kali ini adalah memberikan waktu debat bagi calon gubernur DKI di Hotel Bidakara, Rabu (12/4). Dalam kesempatan itu, calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan berdebat panas soal reklamasi Teluk Jakarta.

Ahok mengatakan, banyak pihak tidak menyadari bahwa New Tanjung Priok adalah salah satu bentuk nyata reklamasi yakni Pulau N. Menurutnya, reklamasi di Pulau N tersebut bertujuan baik yaitu mengurangi biaya logistik dan mampu menyerap jutaan tenaga kerja.

"Lalu kalau sudah terlanjur dibangun mau diapakan? dibongkar? Bagaimana bapak menghadapi Keppres reklamasi? Ini kan keputusan pemerintah pusat dari zaman Pak harto, Bagaimana batalkan?" tanya Ahok pada Anies.

Anies mengaku memiliki pendekatan berbeda dengan Ahok terkait reklamasi. Menurutnya, reklamasi yang dijalankan Pemprov DKI saat ini berbeda dengan yang diamanatkan dalam Keppres 52. Anies menyebut reklamasi yang dijalankan saat ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

"Kalau reklamasi, Jakarta punya lahan tambahan ini untuk siapa? Diberikan ke siapa? Dalam Kepres 52, pasal 4 jelas wewenang ada di gubernur. Kalau saya gubernur maka saya manfaatkan untuk rakyat banyak bukan kelompok tertentu. Ada lahan baru untuk kepentingan publik," ujar Anies.

Jawaban Anies tersebut memancing reaksi Ahok. Dia meminta Anies tidak membohongi rakyat demi menjadi Gubernur DKI. Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan bahwa peta reklamasi yang dijalankan saat ini bukan berasal dari Ahok maupun Pemprov DKI. Pihaknya hanya mengikuti desain yang sudah disiapkan. "Saya kira janganlah bohongi (rakyat)."

Anies menanggapi dengan menyerang Ahok soal kebohongan saat kampanye. Penggusuran warga Bukit Duri jadi bukti Ahok telah membohongi rakyat. Anies mengaku menolak reklamasi agar rakyat jakarta tidak lagi terkena dampak berupa banjir akibat laut dijadikan daratan.

"Baik pak, jangan bohong saat kampanye. Warga Bukit Duri tahu persis kebohongan saat kampanye. Kita bangun pulau jadi pemukiman mewah, yang miliki bukan nelayan. Mereka hanya menonton." (mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5