Anies Akan Bangun Rusun Untuk Korban Kebakaran Kampung Bandan

JAKARTA | 14 Mei 2019 16:26 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, pihaknya akan membangun rumah susun (rusun) sebagai salah satu solusi jangka panjang untuk para pengungsi korban kebakaran di pemukiman Kampung Bandan, Jakarta Utara.

Dia menjelaskan, PT KAI pun telah sepakat agar lahan seluas 1,8 hektar yang dimilikinya digunakan untuk membangun pemukiman bekerja sama dengan BUMD.

"Jadinya solusinya bukan mereka dipindah keluar dari Kampung Bandan, tapi solusinya jangka panjang disiapkan hunian di lokasi yang sekarang terkena api itu," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/5).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan, para pengungsi tidak akan direlokasi ke tempat lain. Nantinya, mereka akan tetap tinggal di lokasi yang sama setelah pembangunan selesai.

"Justru PT KAI merasa bahwa dengan cara begitu jelas huniannya yang menggunakan siapa. Dipakai siapa. Pemanfaatannya juga jelas," ujarnya.

Sementara itu, selama pembangunan masih dilakukan, para pengungsi akan disiapkan hunian sementara. Yaitu, berupa shelter hunian sementara yang akan disiapkan oleh Dinas Perumahan.

Anies menambahkan, penanganan jangka pendek juga telah disiapkan untuk para pengungsi. Terutama mengenai pemenuhan kebutuhan dasar.

"Jadi ada tenda pengungsian, ada pelayanan kesehatan, pelayanan pangan. Jadi kebutuhan dasar termasuk seragam untuk anak sekolah, buku-buku, itu semua dipastikan aman," jelasnya.

"Jadi kita insyaAllah Pemprov DKI memastikan jangka pendek bisa dipenuhi," tutup Anies.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Korban Kebakaran Kampung Bandan Darurat Perlengkapan Bayi
Warga Kampung Bandan Mengungsi Usai Kebakaran, Anies Dikritik Soal Rusunawa
Pemkot Jakut Pastikan Pengungsi Kampung Bandan Dapat Sahur & Takjil
Anies Jamin Surat-surat Berharga Warga Kampung Bandan yang Terbakar akan Diganti
Gubernur Anies Tinjau Lokasi Kebakaran di Kampung Bandan
Polisi Sebut Kebakaran 450 Rumah di Kampung Bandan Bukan Akibat Ledakan Gas

(mdk/fik)