Anies anggap biasa muncul spanduk tolak Wagub DKI dari PKS

JAKARTA | 21 September 2018 13:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mempermasalahkan keberadaan spanduk bertuliskan 'Tolak Wagub dari PKS' yang sempat terpasang di kawasan sekitar Kebon Sirih. Menurutnya, spanduk itu merupakan hak masyarakat dalam berpendapat.

"Undang-undang mengatur kebebasan berserikat, berkumpul dan mengungkapkan pendapat. Jadi, silakan saja," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/9).

Dia mempersilakan masyarakat untuk mendukung calon masing-masing. "Jadi silakan dukung (kalau suka). (Kalau ada yang) tidak setuju juga boleh saja," imbuhnya.

Meski demikian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini enggan berkomentar soal isi spanduk tersebut.

"Tidak ada tanggapan soal isinya," tutupnya.

Diketahui, spanduk berwarna merah putih itu terpasang di Jalan Kebon Sirih dan Cikini. Di bagian bawah spanduk terdapat tulisan 'Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad).

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sandi harap PKS dan Gerindra berpikir matang sikapi jabatan Wagub DKI
Presiden PKS dan Ketua Majelis Syuro temui Prabowo tagih posisi Wagub DKI
Muncul spanduk 'Tolak Cawagub dari PKS', ini tanggapan PKS DKI
3 Kriteria yang cocok jadi wagub DKI versi Anies Baswedan
Jadi kandidat Wagub DKI, Ahmad Syaikhu mengaku berdarah Betawi

(mdk/fik)