Anies: Banjir Kemarin Bukan Apa-Apa Dibanding Dialami Basuki

JAKARTA » MAKASSAR | 2 Mei 2019 11:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara mengenai tanggapan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait masalah banjir di ibu kota. Anies menilai banjir saat ini tak sebanding dialami era kepemimpinan Ahok.

"Termasuk Pak Basuki pasti berpengalaman terkait dengan banjir. Apalagi Pak Basuki, karena banjir yang kemarin itu bukan apa-apanya dibanding banjir yan pernah dialami Pak Basuki," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebut jumlah pengungsi akibat banjir kali ini mengalami penurunan bila dibandingkan beberapa tahun belakangan. Dia menyebut pengungsi saat ini hanya 1.600 orang.

"Kalau dulu bisa sampai 200 ribu. Jadi beliau memang pernah mengalami situasi yang segitu sulit dibandingkan dengan apa yang saya alami kemairn," ujar dia.

Tak hanya itu, Anies menyatakan banjir yang terjadi beberapa hari lalu hanya terjadi di bantaran kali saja. Sebab sudah ada pengendalian air di hulu.

"Jadi memang banjirnya itu di bantaran sungai, karena ada air dari hulu. Belum sampai masuk ke wilayah saringan, belum sampe wilayah pompa," jelasnya.

Kendati begitu, Anies mengapresiasi saran dari Ahok untuk selalu mengantisipasi hal teknis dalam menangani banjir.

"Nanti kita akan cek juga, tapi poin utamanya adalah kita apresiasi semua perhatian dan Insya Allah semua yang disebut sebagai isu-isu teknis akan selalu diantisipasi dengan baik," jelasnya.

Sebelumnya, mengimbau kepada warga Jakarta. Dia ingin, warga ibu kota mewaspadai potensi banjir. Ahok juga berpesan, kepada warga Jakarta untuk mencegah terjadinya banjir.

"Kepada warga DKI, harap waspada terhadap banjir. Mari fokus untuk membantu para korban banjir. Dan jangan membuang sampah sembarangan," kata Ahok dalam akun Twitter resminya.

Dalam Twitternya, Ahok mengomentari status Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Dalam cuitannya, Sutopo memposting video banyaknya sampah yang terlihat hanyut di kali Ciliwung. Hal ini menambah potensi banjir ibukota.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku sudah mengantisipasi dengan mengirimkan tim. Dia pastikan seluruh tim terkait sudah bertugas sejak Pintu Air Katulampa berstatus siaga I sejak Kamis malam.

"Itu sudah bergerak sepanjang malam kita semua bersiaga. Pagi ini kalau Anda lihat lagi dari papan, wakil enggak ada, wali kota enggak ada, karena semua sedang bekerja di lapangan untuk bersiaga menghadapi air kiriman dari hulu," ujar Anies.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sempat Surut, Kampung Makassar Kembali Terendam Banjir Malam Ini
Ahok soal Istilah Banjir: Pak Gubernur Sekarang Lebih Pintar dari Saya
Warga Rawajati Berbondong-bondong Bersihkan Lumpur usai Tiga Hari Dilanda Banjir
Anies Soal Banjir Jakarta: Jumlah Pengungsi Lebih Kecil Dibandingkan Tahun 2015
Komentar Menteri PUPR Soal Banjir Jakarta
Rumah-rumah yang Rusak Pasca Banjir Melanda Kramatjati
Tekan Banjir Jakarta, Pemerintah Kebut Bendungan Ciawi dan Sukamahi Selesai 2020

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT