Anies Baswedan Sebut PSBB Signifikan Tekan Penularan Corona di Jakarta

Anies Baswedan Sebut PSBB Signifikan Tekan Penularan Corona di Jakarta
JAKARTA | 25 Mei 2020 16:42 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai, Pemberantasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan dua bulan belakangan sukses menurunkan penularan Covid-19.

"Saya sampaikan, sejak dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Baik ketika resmi PSBB maupun pertengahan Maret. Di Jakarta, kita sudah menutup sekolah. Menutup kegiatan yang sifatnya kumpulkan orang, termasuk menutup fasilitas umum. Dua bulan lebih, Jakarta menunjukkan kemajuan signifikan," kata Anies di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/5).

Katanya, hasil tersebut tidak terlepas dari kerja seluruh pihak yakni masyarakat Jabodetabek. Pembatasan ruang pertemuan dan interaksi manusia menjadi salah satu cara menekan angka penularan Corona.

"Ini adalah hasil kerja semua masyarakat di wilayah Jakarta dan Jabodetabek. Karena virusnya menular melalui pertemuan, karena itu pertemuannya dikurangi. Pertemuannya ditiadakan agar mengurangi penularan, agar meniadakan pertemuannya, dan pertemuan ini adalah pertemuan ekonomi, pertemuan sosial, pertemuan budaya termasuk pertemuan keagamaan," jelasnya.

1 dari 1 halaman

60 Persen Warga Diam di Rumah

Berdasarkan data milik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Anies menyebutkan, aktivitas masyarakat menurun hampir 60 persen. Di mana warga Ibu Kota tetap berdiam di rumah alias tidak bepergian dan melakukan aktivitas di dalam rumah.

"Menurut catatan FKM, hampir 60 persen masyarakat di Jakarta tidak bepergian, tetap berada di rumah. Kendaraan pribadi pun hampir 45 persen, MRT penumpang tinggal 5 persen. Bahkan kalau bus tinggal 10 hingga 12 persen. Artinya ada penurunan signifikan," pungkas Anies. (mdk/rnd)

Baca juga:
Besok Operasional KRL Kembali Normal Sesuai Aturan PSBB, Penumpang Wajib Pakai Masker
Sejalan PSBB, Peniadaan Kebijakan Ganjil Genap Diperpanjang Hingga 4 Juni 2020
Mal di Jakarta Mulai Buka 5 Juni
2.000 SIKM Ditolak Pemprov DKI, Ada yang Izin Halal Bihalal hingga Reunian
Ikuti Aturan PSBB, TPU Karet Bivak Ditutup untuk Ziarah Hingga 4 Juni

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5