Anies Baswedan Soal 'Swastanisasi' Air: Tim Masih Bekerja

JAKARTA | 21 Januari 2019 11:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tim evaluasi tata kelola air minum terus bekerja guna melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) soal larangan swastanisasi air di DKI.

"Mereka itu (tim evaluasi) orang yang sangat memahami. Kita sekarang dalam proses finalisasi, saya berdiskusi dengan mereka," kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (21/1).

Akan tetapi, berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 1149 Tahun 2018 tentang tim evaluasi tata kelola air minum hanya bekerja selama enam bukan dan jatuh tempo pada 10 Februari 2019.

Karena hal itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebut tim tersebut telah menyiapkan beberapa langkah. Salah satunya yakni pipanisasi.

"Arahnya adalah kita ingin melaksanakan putusan MA dan bahkan ada putusan MA atau tidak pun keinginan saya membangun jaringan air untuk setiap rumah tangga di Jakarta," jelasnya.

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMMSAJ) mendesak Anies untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 31K/Pdt/2017.

Putusan MA tersebut adalah memerintah pengembalian pengelolaan air dari pihak swasta kepada pemerintah.

Pengacara LBH Jakarta Nelson Nikodemus Simamora mengatakan sudah hampir dua tahun dari dikeluarkannya putusan tersebut, pengelolaan air di Jakarta sampai saat ini masih dipegang oleh Palyja dan PT Aetra.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ketua DPRD soal PAM Jaya minta tambah PMD: Saya tidak mau tanda tangan
Anies diskusi dengan YLBHI terkait masalah Jakarta, dari air hingga penggusuran
Temui Wali Kota Istanbul, Anies belajar restrukturisasi perusahaan air
Sandiaga beri waktu sebulan pemilik gedung soal penggunaan air tanah
Anies ancam cabut izin 37 gedung di Sudirman yang tak punya sumur resapan
Anies ancam beberkan gedung pelanggar izin penggunaan air tanah

(mdk/rnd)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com