Anies Belum Putuskan Pelaksanaan Rem Darurat di Jakarta

Anies Belum Putuskan Pelaksanaan Rem Darurat di Jakarta
Anies Baswedan. ©2020 Merdeka.com/Antara
JAKARTA | 22 Juli 2020 16:52 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum bisa memastikan waktu untuk Pemprov melakukan rem darurat di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Rencana ini diutarakannya saat penambahan kasus konfirmasi positif di ibu kota cukup tinggi.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan rem darurat akan diambil seiring dengan evaluasi mingguan yang dilakukan Pemprov terhadap tren kasus positif di Jakarta.

"Kita lihat dulu situasi ini, karena lagi-lagi, jangan lihat sekadar satu hari satu hari, tapi mingguan, karena memang proses pemeriksaannya pun beberapa hari antara ambil sampel sampai keluar hasil, jadi lihatnya mingguan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/7)

Sejak PSBB diubah menjadi PSBB transisi pada 5 Juni 2020, angka penambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta terus merangkak naik. Bahkan tercatat beberapa kali penambahan kasus di Jakarta mencetak rekor terbanyak sejak kasus pertama kali diumumkan pada Maret, yakni 9 Juni 239 kasus, 5 Juli 256 kasus, 8 Juli 344 kasus, 11 Juli 359 kasus, 12 Juli 404 kasus, dan 21 Juli 441 kasus.

Baca Selanjutnya: Menyikapi tingginya penambahan kasus di...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami