Anies Sebut Angka Kematian Akibat Covid-19 Rendah Dampak Vaksinasi

Anies Sebut Angka Kematian Akibat Covid-19 Rendah Dampak Vaksinasi
Anies Baswedan. ©2021 Merdeka.com
JAKARTA | 14 Juni 2021 10:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut angka kematian akibat Covid-19 terhitung sangat rendah meskipun ada kenaikan kasus usai Lebaran 2021. Menurut dia, hal tersebut juga dipengaruhi sudah dimulainya vaksinasi di masyarakat.

"Saya perlu jelaskan sedikit mengapa angka kematian relatif stabil, salah satunya orang tua yang sudah vaksinasi di Jakarta mencapai angka 65 persen," kata Anies di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (13/6).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di Jakarta sudah melebihi 100 persen. Dia menekankan, vaksinasi juga membantu mencegah penularan.

"Vaksinasi sangat membantu membantu menurunkan risiko penularan, perawatan dan kematian," ujar dia.

Anies mengatakan, Pemprov DKI terus meningkatkan proses vaksinasi di Jakarta. Dia menyebut vaksinasi di Jakarta sudah mencapai 2,87 juta.

"Saat ini vaksinasi di Jakarta, di akhir Juni ini, ditargetkan 3 juta vaksinasi. Per hari ini sudah tercapai 2,87 juta," ujar dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan untuk vaksinasi untuk masyarakat umum 18 tahun ke atas baru akan dilakukan di DKI Jakarta.

"Iya baru DKI dulu. Di DKI Jakarta, sudah mulai dan pakai AstraZeneca di awal ini," kata Nadia saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (9/6).

Kementerian Kesehatan secara resmi telah menyetujui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk usia 18 tahun ke atas di DKI Jakarta. Hal tersebut berdasarkan Surat edaran dari Kemenkes Nomor SR.02.04/II/1496/2021 mengenai Tanggapan atas permohonan persetujuan pelaksanaan vaksinasi di Provinsi DKI Jakarta .

Dalam surat tersebut, dinyatakan bahwa hingga 6 Juni 2021, jumlah positif Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta sebesar 435.135 kasus (bertambah 1.019) dengan kasus aktif sebanyak 11.516 (2,6 persen). Lalu untuk kasus kematian sebanyak 7.438 kasus (bertambah 15 orang), di mana 35 persen kasus positif aktif dengan gejala sedang sampai dengan kritis membutuhkan perawatan rumah sakit.

"Persentase kasus positif di Provinsi DKI Jakarta selama satu pekan terakhir sebesar 7,62 persen (lebih dari 5 persen). Hal ini menunjukkan bahwa transmisi penularan penyakit di Provinsi DKI Jakarta masih cukup tinggi," tulis pernyataan tersebut.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com (mdk/gil)

Baca juga:
Anies Akan Lakukan Pengetatan Ekstra Bila Jakarta Kondisi Genting Covid-19
Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Minta Kantor Hingga Rumah Makan Terapkan Kapasitas 50%
Anies Soal Covid-19: Bila Kondisi Sekarang Tak Terkendali Akan Masuk Fase Genting
Anies Sebut 27 Persen Pasien Dirawat di RS Rujukan Adalah Warga Luar Jakarta
Pascalebaran, Anies Sebut Jakarta Hadapi Gelombang Baru Covid-19
Anies Baswedan: Keterisian Tempat Tidur RS Covid-19 Naik 30 persen

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami