Anies Sebut Sistem Zonasi PPDB Mudahkan Siswa, Orangtua Tak Perlu Antre Sejak Subuh

JAKARTA | 25 Juni 2019 11:23 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan percaya pihaknya sudah bekerja efisien pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDP). Karenanya, dia mengimbau agar orangtua murid tidak mengantre pendaftaran sejak Subuh.

"Yang kami anjurkan kepada orangtua bahwa mulainya (pendaftaran) pukul 08.00 WIB. Jadi disarankan tidak perlu menunggu dari subuh, toh verifikasinya bisa dilakukan secara efisien. Insyaallah tidak ada masalah," tukas Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Anies mengaku ingin memberi kepastian kepada orangtua siswa. Menurutnya, sistem zonasi PPDB ini akan mempermudah siswa untuk mendapatkan sekolah.

Sebab, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan meningkatkan mutu pendidikan setiap sekolah di Jakarta.

"Dengan begitu orangtua punya kepastian, masyarakat punya kepastian, anak-anak yang sedang sekolah pun tahu, tahun depan saya mau kemana, karena sistemnya stabil. Jadi anak udah kelas 5, kelas 6 SD sudah tahu mau ke SMP mana, karena aturannya dia tahu," tutur Anies.

Baca juga:

Suasana Pendaftaran PPDB DKI Jalur Zonasi

Jokowi Perintahkan Mendikbud Evaluasi Sistem Zonasi PPDB

Ada 23 Ribu Siswa SD Lulus, Tangsel Hanya punya Kuota 7 Ribu Kursi SMP

Sistem Zonasi PPDB 2019 Bikin Gaduh, Presiden Jokowi Diminta Copot Mendikbud

Diprotes Wali Murid, PPDB 2019 di Jatim Dihentikan Sementara

Tolak Zonasi PPDB 2019, Pendemo di Surabaya Adang Mobil Dinas

(mdk/ded)