Anies Sebut Transportasi Umum Lebih Penting Dari ERP

JAKARTA | 11 Januari 2019 20:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut membangun transportasi umum lebih penting dibandingkan dengan proyek jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP). Dia mengatakan, transportasi umum merupakan inti dari kebijakan transportasi di Ibu Kota.

"Kita lebih penting membangun transportasi umumnya daripada ERP-nya," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/1).

Mengenai ERP, dia mengungkapkan, untuk proses lelang masih menunggu pendapat hukum dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

"Memang kita lagi nunggu fatwa dari Kejaksaan soal prosesnya," tutupnya.

Sebelumnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan mengajukan anggaran sebesar Rp 800 juta untuk menyusun rencana teknis pengembangan kebijakan ERP di DKI Jakarta.

"Pagu anggaran untuk rencana teknis pengembangan ERP pada 2019 sebesar Rp 800 juta," jelas Sekretaris BPTJ Hindro Surahmat saat mengadakan rapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (18/9).

Aturan ERP ini merupakan usulan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai pengenaan tarif terhadap kendaraan bermotor di sejumlah ruas jalan arteri di Ibu Kota.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menargetkan, kebijakan tersebut mulai dapat diterapkan pada April 2019 mendatang.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Wapres JK Bertemu Anies Bahas Efisiensi Transportasi Ibu Kota
Anies Baswedan Berencana Bangun Lahan Parkir di Luar Jakarta
Bina Marga Bongkar Pagar dan Separator Jalan Galunggung
Pemprov DKI akan Bangun Lahan Parkir di Luar Jakarta dan Tarif Parkir Dinaikkan
Pemerintah Buka Peluang Serahkan Pengelolaan Moda Transportasi Jabodetabek ke DKI
Beda dengan Jokowi, Anies Sebut Kerugian Akibat Macet di Jabodetabek Capai Rp 100 T

(mdk/fik)