Anies Telekonferensi Bareng 45 Pimpinan Kota di Dunia, Bahas Penanganan Covid-19

Anies Telekonferensi Bareng 45 Pimpinan Kota di Dunia, Bahas Penanganan Covid-19
JAKARTA | 28 Maret 2020 15:02 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama lebih dari 45 wali kota dan pimpinan kota anggota C40 Cities melakukan telekonferensi, Jumat malam. Dalam telekonferensi itu, para pimpinan kota saling mendukung penanganan Covid-19.

Anies mendorong pertukaran informasi dan pembelajaran secara lebih cepat, terutama terkait upaya meningkatkan kapasitas testing terhadap kasus ini. Pun ia berbagi secara singkat tentang kondisi di Jakarta dan sejumlah hal yang telah dilakukan oleh pemerintah di Ibu Kota.

"Kami di Jakarta sangat ingin belajar lebih dengan kota-kota besar di dunia yang sudah lebih dulu menangani Covid-19 ini," kata Anies yang dikutip melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (28/3).

Anies menuturkan, berbagai cara dilakukan negara-negara mengatasi penyebaran virus Corona, dimulai penerapan lockdown, melakukan rapid test, dan lainnya.

Langkah yang menarik perhatian Anies adalah upaya Korea Selatan dengan pemeriksaan menggunakan metode PCR.

"Melalui telekonferensi ini, kami belajar bagaimana meningkatkan kapasitas untuk melakukan testing menggunakan metode PCR. Salah satunya, belajar dari Seoul yang sudah menerapkan testing seperti ini," jelasnya.

Anggota C40 Cities disebutnya sepakat untuk saling memberi dukungan dalam menyelamatkan nyawa penduduk kota dari virus Covid-19. Selain bersepakat untuk memberi imbauan kepada penduduk kota agar tidak melakukan perjalanan atau bepergian, anggota C40 Cities juga sepakat akan memberi bantuan berupa alat maupun sumber daya jika dibutuhkan di suatu wilayah anggota C40 Cities.

Wakil Ketua C40 Cities yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Dubai, Abdullah Mohammed Al Basti, menyampaikan pandemi global ini telah sangat menekankan pentingnya kolaborasi internasional dan solidaritas.

"Kami melihat negara-negara bertukar pengetahuan, bakat, dan pasokan medis dengan negara lain yang membutuhkan, dengan Tiongkok memimpin upaya dalam berbagi pelajaran dan dukungannya. Ini adalah bukti nyata bagaimana aksi global dapat dimobilisasi dalam waktu singkat ketika semua orang fokus pada tujuan yang jelas. Insya Allah, ini akan membantu kita keluar dari krisis ini dengan lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tangguh," ungkapnya.

Seperti diketahui, C40 Cities mengkoneksikan 96 kota terbaik dunia untuk mengambil aksi terkait perubahan iklim. Aksi bersama ini diharapkan mampu menjadikan iklim dunia lebih sehat dan berkelanjutan di masa depan.

Sementara pimpinan kota yang melakukan telekonferensi bersama Anies adalah Los Angeles, Milan, Seoul, Freetown, London, Paris, Accra, Athena, Austin, Barcelona, Bogotá, Boston, Buenos Aires, Curitiba, Dakar, Dar es Salaam, Delhi NCT, Dubai, Guadalajara, Guangzhou, Heidelberg, Hong Kong, Istanbul, Johannesburg, Kolkata, Lima, Lisbon, Madrid, Montréal, Melbourne, Nanjing, New Orleans, Oslo, Phoenix, Portland, Quezon City, Roma, San Francisco, Santiago, Seattle, Singapore, Tokyo, Vancouver dan Warsawa. (mdk/rhm)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami