Anies ungkap alasan gunakan tiang bambu untuk bendera peserta Asian Games 2018

JAKARTA | 18 Juli 2018 11:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemakaian bambu sebagai tiang bendera peserta Asian Games 2018 kini viral di media sosial. Penggunaan bambu dianggap tidak pantas untuk acara sebesar Asian Games.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta anak buahnya tidak mencopot tiang-tiang bambu itu. Dia mengaku geram bila bambu diremehkan.

"Jangan sekali-kali anggap rendah tiang bendera dari bambu. Itulah tiang yang ada di rumah-rumah rakyat kebanyakan. Penjualnya rakyat kecil. Pengrajinnya pengusaha kecil. Penanamnya ada di desa-desa. Biarkan hasil panen rakyat kecil, hasil dagangan rakyat kecil ikut mewarnai ibu kota," katanya di kawasan GBK, Jakarta, Rabu (18/7).

Diketahui, Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sempat menurunkan bendera tersebut. Namun, Anies meminta petugas memasangnya kembali.

"Pemasangan bendera itu adalah inisiatif warga. Jangan halangi, jangan rendahkan dan mari kita izinkan rakyat merayakan Asian Games dengan kemampuannya, dengan ketulusannya," jelasnya.

Mantan Mendikbud ini mengapresiasi inisiatif warga yang telah memasang bendera peserta Asian Games.

"Saya berharap, tiang bambu dan bendera sederhana inisiatif warga ini malah akan jadi inspirasi bagi warga kampung lainnya untuk mempercantik lingkungannya, menyambut tamu-tamu yang datang ke Jakarta," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com


Pemprov DKI adakan Gebyar Grebek Kebersihan jelang Asian Games
Sandiaga minta netizen tak julid soal tiang bambu untuk bendera peserta Asian Games
Anies diminta hormati bendera peserta Asian Games 2018
Pemkot Solo minta warga sambut obor Asian Games 2018
Menko Puan Maharani akan hadiri kirab obor di Mrapen Grobogan
Kementerian PUPR rehabilitasi Jembatan Ampera jelang Asian Games 2018


(mdk/fik)