Atasi Kemacetan, Pemprov DKI Uji Coba Penataan Kawasan Stasiun Tanah Abang

Atasi Kemacetan, Pemprov DKI Uji Coba Penataan Kawasan Stasiun Tanah Abang
JAKARTA | 2 Juni 2020 14:51 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan uji coba penataan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tujuannya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

"Diharapkan dengan adanya penataan stasiun ini tidak terjadi lagi kemacetan lalu lintas pada jalan-jalan arteri maupun lokal yang ada di stasiun ini dan seluruhnya," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (2/6).

Dia menjelaskan, penataan kawasan stasiun terintegrasi secara utuh dengan moda transportasi penumpang maupun barang ini telah dimulai melalui penandatangan kerja sama pada 10 Januari lalu. Ada empat stasiun di wilayah DKI Jakarta yang dilakukan penataan yakni Stasiun Djuanda, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Senen, dan Stasiun Sudirman.

Uji coba pertama dilakukan di Stasiun Djuanda, lalu Stasiun Tanah Abang, dan besok akan dilanjutkan di Stasiun Senen, serta Stasiun Sudirman.

"Inti dari penataan stasiun ini adalah kita ingin adanya integrasi secara utuh (fully integration) untuk pergerakan orang dan kendaraan apakah itu yang akan menuju stasiun atau dari stasiun menuju ke angkutan umum lanjutannya serta adanya integrasi antar moda dari rel dan jalan maupun roda dua," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Dia mengungkapkan, integrasi ini merupakan integrasi yang lengkap dari pemerintah dalam hal ini pemerintah pusat (Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BUMN (KAI dan KCI) serta BUMD Pemprov DKI Jakarta (MRT, Transjakarta serta Sarana Jaya).

Semua stakeholders melakukan kegiatan sesuai dengan pembagian tugas yang ada, sehingga menghasilkan sebuah perubahan yang nyata di Stasiun Tanah Abang.

"Semua bersatu padu untuk mewujudkan integrasi yang utuh di lingkungan stasiun," kata Syafrin.

Penataan kawasan stasiun ini seluruh moda transportasi penghubung mendapat tempat masing-masing seperti layanan Transjakarta sudah tersedia halte. Demikian juga untuk ojek daring sudah disiapkan untuk parkir untuk turun dan jemput penumpang di bagian utara stasiun.

"Termasuk angkutan lingkungan seperti bajaj, mikrolet ataupun mikrotrans juga kami tata untuk bisa masuk ke dalam lingkungan stasiun yang terintegrasi," terangnya.

Untuk memastikan penataan tersebut berjalan akan ada pengaturan dan pengawasan oleh satuan tugas pengawasan penataan stasiun yang telah dibentuk. "Satgas penataan stasiun di bawah komando Kasatpol PP bersama-sama dengan perhubungan dan pemerintah kota," tutup Syafrin. (mdk/fik)

Baca juga:
Parkir di Trotoar Tanah Abang, 70 Motor Dicabut Pentil
Satpol PP Tertibkan Pedagang yang Nekat Berjualan di Tanah Abang
CEK FAKTA: Tidak Benar Video Keramaian di Pasar Tanah Abang
Nestapa Penjual Beduk Tanah Abang Terdampak Covid-19
Polisi Bakal Patroli Khusus Cegah Kerumunan di Pasar Tanah Abang
Layani Pembeli, Pedagang Pasar Tanah Abang Gunakan Face Shield

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5