Aturan Jalur Khusus Sepeda Diberlakukan Hari Ini

JAKARTA | 22 November 2019 13:42 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan aturan jalur khusus sepeda sudah mulai berlaku hari ini. Peraturan itu diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No 128 tahun 2019.

Dinas Perhubungan nantinya akan bekerja sama dengan kepolisian dan juga Satpol PP dalam melakukan pengawasan dan juga penindakan. Syafrin menyampaikan nantinya akan dua model pengawasan di jalur khusus sepeda.

"Pengawasannya akan ada dua model, yang pertama tentu adalah statis akan ada plotingan di titik tertentu sesuai jadwal anggota, yang kedua adalah dengan mobile. jadi akan ada tim lintas jaya Dishub bersama Polda Metro Jaya dan TNI akan mobile dan melakukan pemantauan terhadap operasional jalur sepeda," kata Syafrin di Jalan Pintu 1 Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (22/11).

Nantinya, dalam penertibannya jalur khusus sepeda bila ada yang melanggar akan ditindak dalam pasal 287 dengan dengan maksimum Rp 500.000 atau kurungan pidana maksimal dua bulan.

"Sementara bagi kendaraan bermotor yang parkir di jalur sepeda untuk roda empat akan dikenakan retribusi sebesar 500 ribu rupiah perhari berlaku akumulatif," tambah Syafrin.

1 dari 1 halaman

Bakal Kena Denda

Syafrin menambahkan, apabila sepeda motor akan dipindahkan ke pul penampungan Pemprov DKI dan dikenakan denda retribusi sebesar Rp 250 ribu per hari yang berlaku akumulatif. Terhitumg mulai hari ini penindakan jalur khusus sepeda akan dilaksanakan di seluruh rute yang sudah ada.

"Hari ini sudah mulai pengawasan kita untuk dilakukan, untuk semua rute 63 km yang sudah ditetapkan untuk dari kawasan timur dari Pemuda, Pramuka kemudian Matraman Jatinegara Timur, Jatinegara Barat,"

"Masuk ke Tugu Proklamasi ada Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan MH Thmarin, Jalan Merdeka Selatan. kemudian dari selatan itu mulai dari Jalan Fatmawati, Panglima Polim, Sisiamangraja sampai Jalan Sudirman sambung di Bundaran HI demgan MH Thamrin," sambungnya.

Sedangkan dari Jakarta Barat Syafrin menjelaskan mulai dari Jalan Tomang raya, Cideng Timur dan Cideng Barat kemudian Jalan Kebon Sirih bersambung dengan fase 1 di Jalan MH Thamrin.

(mdk/eko)