Awal Oktober, Tilang Elektronik Diterapkan di Tol Dalam Kota

JAKARTA | 20 September 2019 21:59 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Jasa Marga dalam penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) di jalan Tol pada awal Oktober 2019 mendatang. Tujuannya, untuk mengurangi pelanggaran kelebihan beban atau over loading bagi kendaraan bermotor yang melintas.

"Kemudian over speed, over dimension dan pelanggaran penggunaan bahu jalan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir saat dikonfirmasi, Jumat (20/9).

"Masing-masing punya tujuan. Bagi kita keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamsetibcarlantas). Bagi Jasa Marga ya itu over loading, over speed, dan over dimension. Semua pelanggaran akan ditilang," sambung Nasir.

Nasir mengatakan, tilang elektronik baru akan diterapkan di tol dalam kota. Namun, penempatan kamera tilang elektronik itu bisa saja meluas tergantung Dinas Jasa Marga.

"Kalau MOU-nya sudah, penempatan-penempatan kamera menjadi wewenang Jasa Marga. Kita juga sudah melakukan uji coba teknis maksudnya elektroniknya. Kemudian, kebutuhan dari jalan tol, kebutuhan dari Ditlantas. Tilang elektronik di tol akan launching pada bulan Oktober, tanggalnya belum tahu karena belum ada keputusan terkait dengan sistemnya sudah berjalan atau belum. Saat ini juga menunggu alat yang didatangkan dari negara asing, lalu penerapan sedang disusun," beber Nasir.

Lebih lanjut Nasir mengatakan, tak menutup kemungkinan akan ada kendaraan luar daerah yang terkena pelanggaran. Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda-Polda daerah.

"Nanti apabila alamatnya tidak di Jakarta, kita koordinasi dengan Polda-polda yang ada di wilayah tersebut. Diharapkan adanya ini pengendara lebih taat peraturan," pungkasnya.

(mdk/eko)

TOPIK TERKAIT