Bantah Pernah Terbakar, Operator Klaim Bus Zhongtong Hanya Mengalami Masalah Mesin

JAKARTA | 16 Oktober 2019 23:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Pande Putu Yasa mengklaim bus Zhongtong tidak pernah mengalami kebakaran. Sebab, dia mendefinisikan terbakar bila bus tersebut habis terlalap api.

"Zhongtong ini kalau dibilang terbakar sebenarnya tidak juga," kata Pande di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (16/10).

Dia menjelaskan, mesin bagian belakang bus Zhongtong pernah mengalami kemacetan. Lalu pengemudinya memaksakan mengendarai bus tersebut dan mengakibatkan salah mesin itu terjadi gesekan.

Akibat gesekan tersebut, menurut dia, kap mesin menjadi panas dan otomatis alat pemadam api ringan (APAR) yang terpasang otomatis menyemprotkan ke sumber panas tersebut.

"Keluarlah itu busa putih yang dianggap itu sebagai bentuk kebakaran. Padahal mobilnya enggak apa-apa, masih utuh pada saat itu," paparnya.

Pande menyebut memang terdapat sejumlah APAR yang terpasang di bus Zhongtong. Ada yang berfungi secara otomatis di sejumlah mesin dan manual yang diletakkan di bawah bangku penumpang.

Sebelumnya, pada tahun 2015 sebanyak 30 unit bus Transjakarta merek Zhongthong dihentikan sementara pengoperasiannya. Hal itu dipicu terbakarnya salah satu unit bus merek yang sama di koridor 9 pada Minggu 8 Maret 2015.

Banyaknya masalah teknis yang dialami Bus Zhingtong ini juga membuat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur DKI Jakarta, saat itu meradang.

Dia mengaku kapok membeli bus-bus bermerek tidak terkenal, lantaran banyaknya kerusakan dan kecelakaan yang terjadi.

"Kita nggak mau lagi yang nggak jelas. Misal kamu punya uang, mau beli motor, mau beli merek Ahok apa merek Yamaha? Ya Yamaha dong. Lo gila belum pernah denger motor merek Ahok tiba-tiba mau kamu beli. Harganya beda sedikit pula,” kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2015.

Ahok pun mengaku heran mengapa pihak Transjakarta saat itu memilih bus-bus keluaran China yang mereknya tidak terlalu dikenal, dibanding membeli bus keluaran merek-merek perusahaan terkenal.

"TransJakarta itu berani tuh beli itu. Nggak jelas. Saya baru denger nama Zhongtong dulu kan, Wei Chai gitu lho. Kenapa nggak beli Mercedes-Benz gitu lho," ucap mantan Bupati Belitung Timur itu.

Reporter: Ika Defianti

Baca juga:
Meski Telah Beroperasi, Operator Bus Zhongtong Dikenakan Denda Rp 26,8 M
Ini Reaksi Ahok Bus Zhongtong Kembali Mengaspal di Jalanan Jakarta
Bus Zhong Tong: Disetop di Era Ahok, Melaju di Zaman Anies
Jalan Depan DPR Ditutup, Ini Pengalihan Rute Transjakarta
Jalan Sekitar DPR Ditutup, Ini Pengalihan Rute Transjakarta
Penjelasan Transjakarta Soal Beroperasinya Bus Zhong Thong Asal China
Menjajal Transjakarta Zhongtong yang Kembali Mengaspal di Jalanan Ibu Kota

(mdk/gil)