Banyak Pompa Rusak, Pemkot Jakbar Siapkan Pompa Portabel Jelang Musim Hujan

JAKARTA | 13 November 2019 00:32 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat menambah 10 unit pompa air portabel untuk menghadapi genangan di beberapa titik rawan saat musim penghujan. Tambahan itu unit tersebut guna menjadi cadangan unit pompa yang nantinya rusak maupun sudah tua.

Kasudin SDA Jakarta Barat Purwanti mengatakan, total keseluruhan pompa air portabel yang disiagakan berjumlah 50 unit dengan kapasitas 250 liter per detik.

"Sekarang sudah proses pengadaan, akhir November ini sudah ada," katanya di Jakarta, Selasa (12/11).

Dipilihnya pompa portabel karena jenis pompa air tersebut jauh lebih praktis dan efisien, serta lebih cepat menangani genangan yang sulit dijangkau.

"Kita taruh di daerah rawan genangan, tapi kalau ada genang-genangan pompa bisa langsung ke lokasi genangan," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Pompa Untuk Lokasi Rawan Genangan

Beberapa titik pompa portabel yang sudah berfungsi menjadi stasioner antara lain di Kyai Tapa, Jalan Patra Duri Kepa, serta perbatasan Kamal Muara dan Meruya Utara.

"Jadi kita stasionerkan karena lokasi itu rawan genangan," ungkap Purwanti seperti dilansir dari Antara.

Berdasarkan data Sudin SDA Jakarta Barat yang diterima, terdapat sejumlah pompa stasioner di Jakarta Barat yang terbilang cukup tua.

Pompa-pompa tersebut yakni Pompa Stasioner Slipi Hankam I tahun 1970, Pompa Stasioner Pondok Bandung tahun 1981, Pompa Stasioner Rawa Kepa tahun 1986 dan pompa Stasioner Slipi Hankam II tahun 1999. (mdk/fik)

Baca juga:
Pembebasan 118 Lahan Terkendala, Bagaimana Nasib Proyek Normalisasi Ciliwung?
Pembuatan Tanggul Antisipasi Banjir di Sungai Ciliwung
Cara Bos PLN Peringati Hari Listrik Nasional ke-74
Heboh Busa di Pintu Air Ujung Menteng, Ini Tujuan dan Penyebabnya
Masuk Musim Hujan, PLN Antisipasi Banjir di Jakarta
Potret Jakarta yang Terancam Tenggelam