Berulang Kali Gedung DPRD DKI Ditutup Karena Covid-19

Berulang Kali Gedung DPRD DKI Ditutup Karena Covid-19
JAKARTA | 5 Agustus 2020 07:15 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Gedung DPRD DKI Jakarta berulang kali ditutup untuk disterilisasi setelah adanya konfirmasi ataupun hasil reaktif Covid-19 terhadap anggota maupun staf. Tercatat, sudah tiga kali gedung perwakilan rakyat di Jakarta ditutup.

Pertama, pada Selasa 14 Juli 2020. Penutupan dilakukan setelah staf anggota DPRD menunjukan hasil reaktif Covid-19 setelah tes cepat, rapid test.

Kedua, selang 14 hari kemudian, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi kembali memerintahkan gedung tempat mereka bekerja ditutup setelah ada konfirmasi anggotanya positif terinfeksi virus yang menyerang pernapasan tersebut. Penutupan berlangsung sejak 28 Juli hingga 3 Agustus.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik tak masalah jika operasional gedung DPRD diberlakukan secara buka tutup. Ditutup saat ada konfirmasi positif Covid-19, dibuka kembali setelah sterilisasi selama beberapa hari selesai.

Selama belum ada imbauan untuk bekerja dari rumah, Taufik menuturkan, anggota dewan tetap bekerja di kantor.

"Enggak (bekerja dari rumah). Tetap ke kantor, kan kita bersihin dulu. Makanya 5 hari ini kita stop kantor enggak boleh ada orang masuk. Harus disemprot terus setiap hari," ujar Taufik, Rabu (29/7).

Mengingat, risiko anggota dewan lainnya terinfeksi virus Corona, DPRD DKI akan menggelar tes usap 'swab test' kepada seluruh anggota dewan. Apabila dalam tes tersebut terdapat temuan kasus positif, gedung DPRD kembali ditutup.

"Kita minta semua karyawan DPRD baik yang PNS maupun non PNS diswab termasuk 106 anggota DPRD diswab. (Jika hasilnya positif) tutup lagi," tuturnya.

Baca Selanjutnya: Namun kemudian Prasetio memperpanjang kembali...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami