Besok Pemilihan Wagub DKI, Riza Patria Pesan yang Terpilih Harus Dihormati

Besok Pemilihan Wagub DKI, Riza Patria Pesan yang Terpilih Harus Dihormati
JAKARTA | 5 April 2020 09:36 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Satu tahun lebih posisi wakil gubernur DKI Jakarta kosong setelah tinggalkan Sandiaga Uno. Besok, segera terpilih wakil gubernur baru untuk mendampingi Anies Baswedan di sisa jabatannya.

Dua calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis, sudah penyampaian visi dan misi sebagai tahapan pemilihan Wagub. Pemaparan yang dilakukan secara telekonferensi dengan DPRD DKI dilakukan secara tertutup.

Cawagub yang diusung Fraksi Gerindra, Ahmad Riza Patria tidak menjelaskan secara detil pemaparan yang disampaikan kepada DPRD. Hanya saja ia menuturkan, legislatif Jakarta itu menginginkan agar posisi wakil gubernur segera terisi.

"Yang diharapkan dari banyak anggota yaitu agar Wakil Gubernur ke depan bisa segera dipilih, bisa segera membantu Pak Anies untuk bisa menyelesaikan 23 janji kerja gubernur dalam RPJMD dan melaksanakan tepat waktu," ujar Riza, Minggu (5/4).

Riza mengaku tidak punya persiapan khusus jelang pemilihan besok. Dia juga tidak mau memprediksi hasil akhir pemilihan.

"Saya serahkan sepenuhnya kepada Tuhan yang menakdirkan, kepada warga Jakarta yang diwakili anggota DPRD untuk memilih satu dari dua calon. Nantinya yang terpilih kita syukuri, kita terima dan kita hormati," katanya.

Riza enggan berpolemik mengenai pelaksanaan pemilihan Wagub yang berlangsung di tengah pandemi Corona. Terlebih lagi, pemilihan pada 6 April besok masih dalam masa tanggap darurat Covid-19 Jakarta. Gubernur Anies memperpanjang masa tanggap darurat hingga 19 April.

Menurutnya, panitia pemilihan (Panlih) sudah memahami protokol pencegahan penyebaran virus saat hari pemilihan dilaksanakan. Sehingga, dia mengharapkan proses pemilihan orang nomor dua di ibu kota berjalan dengan lancar.

"Tentu saat ini sedang dalam suasana penyebaran virus Corona, Panlih memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, membatasi jumlah orang dalam ruangan. Mudah-mudahan proses ini berlangsung cepat dan menunggu tahapan berikutnya undangan proses pemilihan Wagub," jelasnya.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI, Farazandi Fidiansyah, mengatakan prosesi pemilihan akan dipersingkat. Dari hasil rapat badan musyawarah, batas maksimal pemilihan selama 2 jam.

"Lama maksimal pelaksanaan 2 jam. Jadi kami harus sederhanakan kembali rangkaian tersebut yang awalnya berjam-jam, maksimal 2 jam," kata Farazandi, Kamis (26/3). Jumlah undangan yang disebar tak melebihi 150 undangan. (mdk/lia)

Baca juga:
Sandiaga Usul Pemilihan Wagub DKI Dilakukan Secara Online
Jika Terpilih, Riza Patria Siap Jalankan Kebijakan Pusat & Provinsi Tangani Corona
Panitia Pemilih Usulkan Pemilihan Wagub DKI Lewat E-Voting
Tak akan Ditunda Lagi, Pemilihan Wagub DKI Tetap 6 April
Digelar Jumat Besok, Penyampaian Visi dan Misi Cawagub DKI Dilakukan Teleconference

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami